- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Waspada Kebakaran, Periksa Rumah sebelum Mudik Lebaran
PALEMBANG, SIMBUR – Lalai memang masih sulit dihilangkan dari kebiasaan masyarakat saat akan meninggalkan rumah baik untuk keluar sesaat, maupun saat mudik lebaran. Akibat tidak mengecek kondisi rumah saat ditinggal, kebakaran sampai harta benda yang digondol maling spesialis rumah kosong menghukum masyarakat yang lalai dan abai.
Menyikapi hal itu, Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menghimbau kepada seluruh masyarakat Sumsel yang akan meninggalkan rumahnya saat momen lebaran, untuk lebih berhati-hati dan mengecek sebelum meninggalkan rumah.
“Tolong dicek rumah yang ditinggalkan. Rumah harus terkunci (dan) titipkan ke tetangga yang tidak mudik. Walaupun dari kami ada petugas patroli khusus untuk rumah-rumah kosong oleh Polsek maupun Babinkamtibmas, tetapi kami himbau betul-betul aman. Maksudnya, rumah dipastikan terkunci, kompor (sebaiknya) dicabut saja regulatornya. Artinya, betul-betul aman saat ditinggal mudik,” imbaunya usai berbagi takjil di simpat empat Polda Sumsel, Selasa (27/5).
Khusus untuk pemudik, Kapolda juga mengingatkan agar mengecek kesiapan dan kelayakan kendaraan yang digunakan dalam perjalanan jauh. “Tentunya selalu kami sampaikan, kendaraan dicek kesiapannya. Kami menghimbau tidak menggunakan sepeda motor untuk mudik, karena itu bukan untuk angkutan umum atau jarak jauh. Kalaupun terpaksa, tolong dicek kendaraannya.
Sementara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (PKPB) Kota Palembang, Dicky Lenggardi Tatung turut mengingatkan agar masyarakat melakukan cek dan ricek sebelum meninggalkan rumahnya.
“Kami mengimbau agar sebelum meninggalkan rumah, harus dicek terlebih dulu apakah kompor, obat nyamuk, atau lilin sudah padam apinya. Karena, biasanya kebakaran itu akibat seperti itulah. Contohnya kemarin di Seberang Ulu 3-4, korban sedang masak terus ditinggalkan lalu meledak. Jangan sampai terulang lagi seperti itu,” ungkapnya kepada Simburl.
Namun jika terjadi kebakaran, maka masyarakat diharap segera menghubungi pihak PKPB melalui hotline 113. “Jangan sampai masyarakat lalai, apalagi saat bulan Ramadan biasanya tubuh kurang fit (konsentrasi). Tetapi jika terjadi, tolong masyarakat cepat-cepat menghubungi Dinas PKPB,” pungkasnya. (dfn)



