- Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel
- Sebelas Detik Mengubah Makna: Ketika Algoritma Mengalahkan Fakta
- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
Fokus Infrastruktur Desa dan Transportasi Rakyat, Sinergi dengan Provinsi dan Pusat
# Optimis Menuju OKI Mandira 2024
PALEMBANG, SIMBUR – Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H Iskandar SE dan HM Djakfar Shodiq resmi menakhodai Bumi Bende Seguguk untuk lima tahun ke depan. Keduanya dilantik langsung Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) di Griya Agung, Selasa (15/1).
Bagi Iskandar dan Djakfar, pembangunan Infrastruktur desa dan transportasi akan menjadi program prioritas yang akan dilakukan secepatnya. Karena bagi keduanya, program tersebut akan langsung berdampak dan dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten OKI.
“Program ke depan tentunya tetap bersinergi dengan program nasional dan provinsi. Sebagai kabupaten, kami akan mempercepat infrastruktur pedesaan agar langsung dapat dirasakan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat khususnya transportasi,” ungkapnya optimis.
Selain itu, keberhasilan program pembangunan dari desa yang sebelumnya telah dikerjakan H Iskandar pada periode kepemimpinan sebelumnya akan terus ditingkatkan. “Terkait kesuksesan program pembangunan dari desa, strategi ke depan tetap akan dilakukan dan diteruskan untuk mencapai hasil-hasil sesuai target,” ujarnya.
Walau demikian, Iskandar dan Djakfar memiliki keinginan kuat untuk segera menyambung akses setiap desa yang ada di wilayah administrasi Kabupaten OKI. “Saat ini yang belum tercapai sepenuhnya yaitu penyelesaian jalan lintas timur. Sebenarnya, tahun kemarin kami ingin mengeksekusi, namun masih terhambat dengan status lahan produksi dan kawasan. Pada periode kedua ini kami akan meminta agar lahan kawasan tersebut dibukakan jalan agar akses menuju desa-desa di wilayah tersebut bisa dicapai,” tegas Iskandar sembari memandang Wakilnya yang menemaninya sejak tadi.
Apalagi, dalam sambutan Gubernur Sumsel, keduanya diamanatkan untuk selalu dekat dengan masyarakat, agar dapat segera menyerap aspirasi dari bawah. “Gubernur juga berpesan kepada kami berdua untuk tetap selalu blusukan agar semakin dekat dengan masyarakat baik secara personal maupun hubungan antar rakyat dan pemimpin untuk lima tahun ke depan,” ungkapnya.
Diakui Iskandar dan Djakfar, dalam mengemban tugas, pastilah menemukan hal yang pahit dan manis. “Pahitnya jangan segera dimuntahkan, yang manis jangan segera ditelan. Itu semua adalah proses dalam pendewasaan, proses dalam berdemokrasi, dan juga proses untuk memenuhi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat OKI untuk mencapai kesejahteraannya,” pungkasnya.
Pasangan yang dikenal dengan jargon ISO ini membawa optimisme baru untuk menuntaskan visi Ogan Komering Ilir yang lebih maju, mandiri dan sejahtera (Mandira) berladaskan iman dan taqwa. Bupati Iskandar mengungkapkan terima kasih kepada segenap masyarakat OKI yang telah mendukung pemerintahannya. Bersama Shodiq, dirinya berkomitmen untuk bersungguh-sungguh mencapai kesejahteraan masyarakat OKI. “Amanah ini adalah ibadah yang kami emban, maka tanggungjawab kami adalah memberi kesejahteran yang seluas-luasnya kepada masyatakat OKI,” ungkapnya.
Untuk mencapai visi OKI lebih Mandira 2024, Iskandar-Shodiq telah menyusun misi dan program prioritas antara lain, reformasi birokrasi melalui pencegahan korupsi, transparansi anggaran, serta menerapkan digitalisasi pelayanan publik.
Di bidang infrastruktur, Iskandar-Shodiq akan menuntaskan pembangunan infrastruktur berkeadilan dan merata berupa peningkatan pembangunan transportasi darat dan sungai, menambah jaringan listrik perdesaan, meningkatan pasokan air bersih, membangun jaringan irigasi, Optimalisasi dana desa serta Menyelesaikan Master plan transportasi pesisir pantai timur OKI.
Di bidang ekonomi, Iskandar-Shodiq akan mengembangkan sektor ekonomi kerakyatan dibidang Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Pariwisata, Industri, dan UMKM melalui penguatan Koperasi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Peningkatkan produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, Hilirisasi pengolahan hasil bumi, mengembangkan koperasi dan UKM, memberdayakan home industry serta program one village one product.
Isu lingkugan turut menjadi perhatian Iskandar Shodiq. Dalam periode kepemimpinan ini mereka ingin mewujudkan penataan ruang yang ramah lingkungan. Pembangunan OKI ke depan akan memperhatikan dampak lingkungan, perubahan iklim, tata ruang, ekosistem, daya dukung, daya tampung serta mempersiapkan kewaspadaan dini (mitigasi) pemerintah dan masyarakat terhadap ancaman bencana alam.
Di bidang Pendidikan dan Kesehatan. Iskandar-Shodiq menjamin ketersediaan akses dan keterjangkauan pelayanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat sampai kepelosok perdesaan melalui peningkatkan kualitas sarana prasarana Pendidikan, standardisasi kompetensi guru, pemerataan tenaga pendidik pada wilayah terpencil, meningkatkan sarana dan prasarana layanan kesehatan, membangun puskesmas rawat inap di kecamatan serta menjamin kesehatan warga kurang mampu.
Untuk mewujudkan kehidupan sosial budaya masyarakat yang religius, tertib, aman dan nyaman, Iskandar-Shodiq akan berupaya; mencegah terjadinya konflik sosial berlatar belakang SARA, ekonomi dan politik, konflik antar umat beragama, memfasilitasi kegiatan keagamaan, menghidupkan kebudayaan lokal, memfilter budaya global/asing serta menurunkan jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial.
Gubernur Sumsel, H. Herman Deru dalam sambutannya mengatakan Bupati OKI, H Iskandar SE dinilai sebagai kepala daerah yang berhasil mendongkrak pembangunan di wilayahnya. “Di tangan Pak Iskandar, OKI saya nilai berhasil. Saya yakin OKI akan semakin mandira,” ujar Deru.
Dia mengharapkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati OKI periode 2019-2024 H Iskandar SE – H Djakfar Shodiq untuk terus menjaga keharmonisan dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten OKI yang luasnya mencapai 19 ribu kilometer persegi. Gubernur menilai apa yang telah dilakukan Iskandar SE sebagai bupati periode 2014-2019 sudah banyak membawa kemajuan bagi Kabupaten OKI. Gubernur mengaku salut atas pembangunan yang telah dilakukan H Iskandar dalam membangun, OKI jauh lebih baik dari sebelumnya mulai dari kawasan pesisir hingga lintas Sumatera. “Kita diamanahkan menjadi pemimpin tidak lain agar masyarakat menjadi sejahtera,” imbuhnya.
Gubernur menegaskan, acara pelantikan yang digelar merupakan peristiwa sakral karena melalui momen pelantikan maka secara resmi H Iskandar SE – H Djakfar Shodiq menjabat Bupati dan Wakil Bupati OKI lima tahun mendatang. Untuk itu Gubernur atas nama pribadi, keluarga dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel mengucapkan selamat.
“Hari ini tanggal 15 Januari 2019 secara resmi pak Iskandar dan pak Djakfar Shodiq resmi memegang amanah. Maka dari itu atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel mengucapkan ucapkan selamat semoga amanah ini bisa dipegang sampai akhir masa jabatan,” ucap Herman Deru.
Untuk diketahui acara pelantikan dan pengambilan sumpah Bupati dan Wakil Bupati OKI diawali dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI oleh Gubernur Sumsel bertempat di aula utama rumah dinas Gubernur tersebut. Masing-masing H Iskandar SE – H Djakfar Shodiq secara bergantian menerima SK yang diserahkan langsung oleh Gubernur H Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Ir H Mawardi Yahya.
Usai prosesi penyerahan SK, dilanjutkan dengan kirap pasangan Bupati dan Wakil Bupati bersama Gubernur dan Wakil Gubernur mulai dari halaman depan Griya Agung menuju lokasi acara pelantikan di pendopoan Griya Agung dengan diiringi marching band melibatkan pasukan khusus dari TNI.
Selanjutnya dilakukan prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan Mendagri tentang pemberhentian Bupati OKI masa Bhakti 2014-2019. Dilanjutkan pembacaan petikan SK pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati OKI periode 2019-2024 diteruskan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru atas nama Presiden RI, penandatanganan sumpah jabatan, pemasangan tanda pangkat jabatan. Pembacaan pernyataan pelantikan oleh Gubernur Sumsel. Diakhiri dengan Penanda tanganan berita acara pelantikan.
Tampak hadir tokoh nasional asal Sumsel Hatta Rajasa, mantan Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki, Forkompinda Provinsi Sumsel, serta kalangan pejabat dari lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI.
Diketahui, hasil rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menyatakan pasangan nomor urut 1, Iskandar SE – HM Djakfar Shodiq (ISO) memperoleh suara terbanyak yakni 168.508 suara atau 46,80 persen.(dfn/kbs)



