- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Pemandu Karaoke Asal Muaradua Tewas Dibunuh Hanya karena Uang Tips, Mayatnya Ditemukan Dalam Lemari
JAKARTA – Pemandu lagu (LC) karaoke Ciktuti Iin Puspita (22), korban pembunuhan di indekos Jl Mampang Prapatan, Gang Senang, Kompleks Bappenas RT 003/01, Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jaksel, ternyata berasal dari Muaradua, Ogan Komering Ulu Selatan. Jasad korban ditemukan membusuk di dalam lemari pakaian di kamar indekosnya belum lama ini.
Kasat Reskrim Polres Jaksel Kompol Andi Sinjaya Ghalib mengatakan, pihaknya telah menyerahkan jenazah korban kepada keluarga. Selain menyerahkan jenazah, pihaknya juga menyelesaikan segala proses pembiayaan selama korban ditangani di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan.
“Melakukan penyerahan jenazah korban, barang milik korban di tubuh jenazah dan penyelesaian biaya administrasi RS karena keluarga korban tidak mampu,” kata Andi, Rabu (21/11) malam seraya menambahkan, pihaknya juga memberikan bantuan, selanjutnya korban dimakamkan di kampung halamannya di Muaradua, OKU Selatan.
Diketahui, korban tercatat sebagai warga Desa Gunung Terang, Dusun 2 Simpang Aji, Kecamatan Buay Sandang Aji, OKU Selatan. Karena itu Suud (43), ayah korban langsung menjemput jenazah sang anak yang dititipkan di RS Fatmawati, Jaksel. Suud sendiri berangkat ke Jakarta bersama tiga kerabatnya ke Jakarta untuk menjemput jenazah anaknya. Suud mengatakan bahwa jenazah yang dijemputnya di RS Fatmawati, Jaksel adalah anaknya yang merantau ke Jakarta tiga tahun lalu.
Petugas Polres Metro Jaksel yang mengetahui adanya pembunuhan di kamar kost di Mampang Prapatan, langsung bertindak. Hasilnya, dua tersangka pembunuhan yang merupakan sepasang kekasih, Yustian (24) dan Nissa Regina (17) berhasil ditangkap di Jambi, Selasa (20/11).
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengungkapkan bahwa penangkapan terhadap kedua tersangka dilakukan di Jambi, Selasa (20/11). Pembunuhan terhadap korban dipicu uang tips yang dititipkan pelanggan kepada korban untuk diberikan kepada Reggina. Korban dan Reggina adalah teman seprofesi di tempat karaoke Jl Gatot Soebroto, Jaksel.(kbs/jpnn/tribun)



