Dewan Pers: Tangkal Media Online Abal-abal, Dilarang Pakai Nama Lembaga Negara dan LSM

# SMSI Banten Jalani Verifikasi Faktual

 

BANTEN – Ketua Dewan Pers, Yosef Adi Prasetyo meminta Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk menangkal media online abal-abal, termasuk media yang menggunakan nama lembaga negara dan nama lembaga swadaya masyarakat (LSM). Hal itu diungkap Stanley, sapaan Yosef Adi Prasetyo saat memverifikasi SMSI Provinsi Banten, Senin (24/9).

“Saya minta SMSI bukan hanya untuk menangkal berita hoax, tapi juga media online yang abal-abal. Ada yang memberi nama mirip-mirip lembaga negara dan juga LSM. Ada yang pakai nama KPK, ICW untuk nama media. Ini melanggar,” terang Stanley di sekretariat Jalan Jenderal Sudirman Nomor 25 Ciceri-Serang, Banten.

Dalam kesempatan itu, Stanley mengatakan, verifikasi dilakukan sebagai syarat pengajuan penetapan SMSI menjadi konstituen Dewan Pers. Sampai saat ini, Dewan Pers sudah memverifikasi pengurus cabang SMSI di delapan provinsi, termasuk Banten. Sebagaimana ketentuan, organisasi pers dapat ditetapkan menjadi konstituen Dewan Pers sebagaimana halnya PWI, IJTI dan AJI, harus memiliki kepengurusan minimal di 15 provinsi.

Diketahui, SMSI Provinsi Banten satu-satunya SMSI di Indonesia yang diverifikasi langsung Ketua Dewan Pers. “Biasanya yang memverifikasi dari tim verifikasi. Khusus untuk Banten, saya yang memverifikasi. Jadi provinsi lain boleh cemburu,” ujar Yosef.

Turut hadir, Sekjen SMSI pusat Firdaus, Ketua SMSI Provinsi Banten Junaidi, Sekretaris SMSI Provinsi Banten Rapih Herdiansyah serta pengurus SMSI Provinsi Banten. Hasil vetifikasi, untuk perusahaan media siber di Banten, dari 70 yang terdata oleh SMSI, saat ini baru beberapa media online yang sudah diverifikasi Dewan Pers, di antaranya tangerangonline.id, newsmedia.co.id, majalahteras dan haluanbanten.co.id.

Yosep juga mengungkapkan, SMSI jika sudah diresmikan menjadi bagian dari Dewan Pers, delegasi SMSI bisa ikut dalam pemilihan anggota Dewan Pers tahun 2022. “Dewan pers akan diperluas dari sembilan anggota mungkin menjadi 15 anggota,” kata Yosep yang akrab dipanggil Stanley ini. (red/rel)