- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Simpang Sungki Diamuk si Jago Merah
PALEMBANG, SIMBUR – Kebakaran kembali terjadi di dalam kota Palembang. Kali ini si jago merah menghanguskan sejumlah bangunan di sekitar Simpang Sungki, RT 18 RW 06 Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Palembang, Jumat (14/9) sekitar pukul 20.35 WIB. Akibat peristiwa itu, delapan ruko yang terbuat dari kayu seperti depot kusen, warung nasi goreng, serta warung kaki lima ludes terbakar dan rata dengan tanah.
Kepala SPK Polresta Palembang, Ipda Nopan mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat terkait kebakaran di Simpang Sungki Kertapati. Dijelaskannya, kebakaran dari sebuah warung nasi goreng yang mengalami kebocoran kompor tabung gas 3 kilogram. Rumah yang terbakar ini di perkirakan ada 8 (delapan) unit rumah sekaligus warung. “Ini rumah kayu atau panggung yang difungsikan sebagai tempat untuk berjualan,” katanya.
Adapun korban pemilik bangunan tersebut di antaranya Mang Din (60), penjual nasi goreng. Selain itu, korban lainnya Arbadi (50) pemilik depot kusen, Rahmad (emilik pangkas rambut), Pendi (55), pemilik warung rokok. Selanjutnya, Elyadi (42), pemilik warung rokok, Helmi (57), penjual nasi, Hasim (alm), Akiong (48) pemilik bengkel motor, serta satu tokoh bangunan
Informasi yang diperoleh dari petugas di lapangan, api diduga berasal dari tabung gas yang meledak milik Mang Din, penjual nasi goreng. Tidak terdapat korban jiwa dalam kebakaran ini. Sementara, kerugian material belum bisa ditaksir secara nominal. Api berhasil dipadamkan pada pukul 21.30 WIB dengan menggunakan 10 unit PBK SU 1 dan Kota Palembang serta dibantu masyarakat setempat. Kebakaran kini tengah ini ditangani pihak berwajib. (kbs)



