- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kesatuan Wilayah Indonesia Tersirat dari Api Asian Games
PALEMBANG, SIMBUR – Ribuan warga antusias menyaksikan kirab obor Asian Games 2018 yang akhirnya mendarat juga di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ). Api tiba setelah obor dibawa 51 penerjun, Sabtu (4/8) sekitar pukul 7.15 WIB pagi ini (4/8).
Acara dibuka dengan atraksi dari pesawat udara oleh Marsdya Purnawirawan Eris Heriyanto yang diterbangkan dari Lanud Sri Mulyono Herlambang. Dengan kemampuan luar biasa di usianya ke-63 tahun, Eris mampu melanjutkan aksi terjun payung dari atas ketinggian 7.000 kaki bersama 51 anggota Paskhas TNI Angkatan Udara.
Para penerjun terbagi menjadi 4 kelompok, beranggotakan masing – masing 13 penerjun membawa bendera Merah Putih, serta bendera Inasgoc yang menjadi simbol Asean Games dan bendera Olimpic Council Asia.
Panglima TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan, api Asian Games diarak keliling melambangkan persatuan dan kesatuan Indonesia. “Tersirat bahwa Indonesia adalah wilayah yang sangat luas. Dengan menggiring api Asian Game ini kami menginginkan satu kesatuan,” tegasnya.
Kirab obor dihadiri juga oleh Gubernur Sumatera Selatan, Ir H Alex Noerdin SH, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI, Wakapolda dan para PJU Polda Sumsel, dan para wakil PJU polda sumsel.(cjs01)



