Kesatuan Wilayah Indonesia Tersirat dari Api Asian Games

PALEMBANG, SIMBUR – Ribuan warga antusias menyaksikan kirab obor Asian Games 2018 yang akhirnya mendarat juga di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ). Api  tiba setelah obor dibawa 51 penerjun, Sabtu (4/8) sekitar pukul 7.15 WIB pagi ini (4/8).

Acara dibuka dengan atraksi dari pesawat udara  oleh Marsdya Purnawirawan Eris Heriyanto yang diterbangkan dari Lanud Sri Mulyono Herlambang. Dengan kemampuan luar biasa di usianya ke-63 tahun, Eris mampu melanjutkan aksi terjun payung dari atas ketinggian 7.000 kaki bersama  51 anggota Paskhas TNI Angkatan Udara.

Para penerjun terbagi menjadi 4 kelompok, beranggotakan masing – masing 13 penerjun membawa bendera Merah Putih, serta bendera Inasgoc yang menjadi simbol Asean Games dan bendera Olimpic Council Asia.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan, api Asian Games diarak keliling melambangkan persatuan dan kesatuan Indonesia. “Tersirat bahwa Indonesia adalah wilayah yang sangat luas. Dengan menggiring api Asian Game ini kami menginginkan satu kesatuan,” tegasnya.

Kirab obor dihadiri juga oleh Gubernur Sumatera Selatan, Ir H Alex Noerdin SH, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI, Wakapolda dan para PJU Polda Sumsel, dan para wakil PJU polda sumsel.(cjs01)