Pasukan Tempur Dikirim untuk Perangi Api dan Usir Asap dari Sumsel

PALEMBANG, SIMBUR – Satuan tugas (Satgas) Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunla) terus berupaya untuk menciptakan Sumsel Zero Asap. Karena itu, Dansatgas Karhutbunla Sumsel yang juga menjabat sebagai Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman SE memberangkatkan pasukan Detasemen Teritorial Terbatas yang tergabung dalam Subsatgas Darat Karhutbunla, Jumat (27/7). Tambahan pasukan tempur untuk memperkuat Satgas terpadu Karhutbunla yang sudah ada di lapangan, memerangi api dan mengusir asap dari Sumsel yang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Pasukan Detasemen Teritorial Terbatas yang tergabung dalam Subsatgas Darat Karhutbunla yang diberangkatkan dari lapangan apel Makorem 044/Gapo kali ini berjumlah 275 personel dari satuan Tempur dan Banpur (Bantuan Tempur) BKO dari Kodam II/Sriwijaya. Pasukan ini akan disebar di 55 Desa rawan Karhutbunla yang dikelompokkan menjadi 9 wilayah pantau di wilayah  OKI, Ogan Ilir, Muara Enim dan  Banyuasin dalam rangka mendukung tugas pokok Satgas Karhutbunla Provinsi Sumsel.

“Selain melakukan operasi intai, Subsatgas Darat Karhutbunla ini juga akan melakukan sosialisasi door to door ke rumah masyarakat dan untuk meyakinkan masyarakat memahami pentingnya  2018 bebas asap. Di samping mengubah perilaku masyarakat petani pemilik lahan perorangan maupun kelompok, dari budaya sonor tinggal ke budaya sonor tunggu berkelompok dan terkoordinir. Diharapkan, tidak ada kasus kebakaran di lahan petani,” terang Dansatgas Kolonel Inf Iman Budiman dalam keterangan persnya yang diterima Simbur.

Lebih lanjut Dansatgas menyampaikan, kebakaran lahan dapat diatasi oleh RPK (Regu Pemadam Kebakaran) darat dan Sub Satgas Udara BPBD Sumsel dalam waktu 1 x 24 jam, dan 24 jam berikutnya adalah fase pembasahan dan pendinginan. “Satgas Karhutbunla Provinsi Sumsel saat ini masih efektif dalam mengendalikan situasi Karhutbunla di wilayah Sumsel khususnya di 4 Kabupaten prioritas yaitu OKI, Ogan Ilir,  Muara Enim dan Banyuasin. Sementara, Subsatgas Darat Karhutbunla Sumsel yang diberangkatkan kali ini ditujukan untuk keamanan pelaksanaan Asian Games XVIII TA 2018 bersama-sama masyarakat dan perusahaan selama 50 hari operasi,” jelas Dansatgas.(red/rel)