- Hadapi Dampak Krisis Global dengan Indonesia Bicara Baik
- Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel
- Sebelas Detik Mengubah Makna: Ketika Algoritma Mengalahkan Fakta
- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
Observasi Menuju Kabupaten Lestari
PALEMBANG, SIMBURNEWS –
Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi membuka secara resmi Festival Kabupaten Lestari (FKL) di Kabupaten Muba. Acara berlangsung di Kuto Besak Theater Restaurant Palembang, Selasa (24/7). Pembukaan dihadiri bupati dan wakil bupati Kabupaten yang tergabung dalam forum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL).
Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi dalam sambutannya mengatakan, FKL merupakan ajang untuk mendorong kolaborasi, baik antar seluruh kabupaten anggota pendiri LTKL yakni Kabupaten Muba, Rokan Hulu, Siak, Batanghari, Labuan; Batu Utara, Sintang, Sanggau dan Sigi. Serta sejumlah kabupaten mitra seperti Gorontalo, Aceh Timur dan Teberauw. Dan jejaring mitra LTKL baik pemerintah nasional, swasta dan organisasi mitra pembangunan baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
Dengan pendekatan ini, ungkap Beni, berbagai inovasi yang sudah ada bisa menginspirasi dan langsung diaplikasikan sebagai solusi bagi kabupaten dan pemangku kepentingan yang hadir. “Ditambah lagi peserta yang sudah mendaftar field visit nanti akan berkesempatan langsung dan melihat langsung perjalanan Muba menuju pembangunan lestari. Silakan observasi dan berikan masukan bagaimana kami dapat terus mendorong perubahan di tempat kami,” harapnya.
FKL tahun ini mengusung tema #indonesiainnovate dengan fokus utama pada ekonomi basis rakyat dan tata kelola data untuk mendukung visi kabupaten lestari. “Format yang akan kami gunakan nanti unik, peserta yang hadir bisa berinteraksi langsung dengan inovator, ikut mencoba berbagai permainan atau games yang berwawasan lingkungan dan nanti berakhir di ramah tamah dan berkumpul sambil menikmati Sungai Musi,” ungkapnya.
Adapun narasumber seminar internasional dan inovasi indonesia, perwakilan Direktur Kerjasama Internasional BKPM RI, Indra Darmawan, Badan Kebijakan Fisikal Kemenkeu RI, Rizky Aulia Rahman dan Perwakikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Prasetyadi Utomo.
Hadir pula utusan khusus Presiden RI untuk pengendalian dan perubahan iklim, Rachmat Witoelar dan Erna Witoelar. Bupati Sintang, dr H Jarot Winarno MMed Ph, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, Wakil Bupati Sigi, Paulina SW MSi dan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Teuku Insyafuddin serta perwakilan Bupati se Sumatera Selatan.(kang)



