- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Uang Rp30 Miliar Diselamatkan, 33 Penumpang Dikabarkan Tewas
MAKASSAR – Kapal Motor (KM) Lestari Maju tenggelam saat mendekati Pantai Ujung Pa’badilang, di perairan Selayar, Sulawesi Selatan Selasa (3/7). Kapal feri tersebut mengangkut 139 penumpang, 18 motor, 14 mobil dan membawa uang sekitar Rp 30 miliar.
Kepala Divisi Treasury Bank Sulselbar, Irmayanti Sulthan, membenarkan adanya uang dikirim melalui KM Lestari Maju, sebesar Rp 30 miliar. “Uang itu untuk aparat pemerintah di Selayar. Uang itu berupa Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), gaji ASN, gaji ke-13 ASN,” katanya seraya menambahkan, uang tersebut sudah berhasil diselamatkan Rabu (4/7) dini hari tadi.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani menyebut bahwa kejadian bermula sekitar pukul 10.00 Wita, KMP Lestari Maju yang akan berangkat dari Pelabuhan Bira Kabupaten Bukukumba dengan tujuan Pelabuhan Pamatata Kabupaten Kepulauan Selayar.
Sekitar pukul 13.40 Wita, kapal mengalami masalah, di mana air masuk ke dek lantai bawah. “Diduga terjadi kebocoran di lambung kiri, Km Lestari Maju,” katanya sembari mengatakan, karena tengah berada di lautan, KMP Lestari Maju merapat ke pantai Pabbadilan Desa Bungayya, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Sementara, korban meninggal dalam tragedi kandasnya KM Lestari Maju di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, terus bertambah. Ada 33 orang yang dinyatakan meninggal. “Korban meninggal 33 orang,” kata pejabat Humas Kantor SAR Makassar Ade Hamsidar, Rabu (4/7).
Ade menjelaskan data korban meninggal terus bertambah. Tim SAR gabungan saat ini masih terus menyisir korban lainnya. Sebanyak 29 penumpang yang meninggal dunia telah berhasil dievakuasi. “Tadi malam 29 korban yang meninggal dan pagi ini, ditemukan 4 lagi jenazah. Jadi total sementara 33 orang. Proses evakuasi dan pencarian masih terus dilakukan tim SAR gabungan,” katanya.
Kepala Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, manifes kapal ada 139 orang penumpang dan 48 kendaraan. Laporan yang disampaikan dari Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Bulukumba disebutkan bahwa kapal tersebut kemasukan air karena cuaca buruk. Nakhoda sengaja mengandaskan kapal agar tidak tenggelam dan memudahkan evakuasi para penumpangnya,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo seraya menyebut KM Lestari Maju tujuan Pamatata dinakhodai oleh Agus Susanto.(detik/jpnn/tribun/bbc)



