Mayat Reza Mengapung di Dekat Musi 2

PALEMBANG, SIMBURNEWS Akhirnya tim Basarnas Palembang berhasil menemukan jasad M Reza Fasiuz (9) setelah melakukan pencarian selama dua hari. Jasad bocah tersebut mengapung di Sungai Waru Kelurahan Karya Jaya dekat Jembatan Musi 2, Palembang, Rabu (23/4) pagi sekitar pukul 07.10 WIB.

Jasad korban dalam posisi tertelungkup tanpa sehelai benang pun langsung dievakuasi petugas Basarnas Palembang dibantu warga. Jasad dibawa menggunakan speedboat Fregate milik Basarnas Palembang menuju rumah duka.

Kerabat dan anggota keluarga telah menunggu di rumah nenek korban di Jl KH Wahid Hasyim Lrg Budi Setia RT 14 Kelurahan 5 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang. Ibu korban, Desi Permatasari (39) yang baru tadi malam tiba dari Pekanbaru, Riau ini cuma bisa menangis
dan sempat beberapa kali pingsan.

Menurut keterangan kerabatnya, sepeninggal sang suami, almarhum Johan Harapan sekitar 10 tahun silam Desi mencoba peruntungan dengan bekerja sebagai buruh pabrik di Pekanbaru, Riau sedangkan korban beserta ketiga saudaranya dititipkan bersama sang nenek. “Rencananya selepas hari raya Idulfitri, ibunya bakal memboyong anak-anaknya untuk tinggal di Pekanbaru. Di sana juga ada keluarga besar almarhum suaminya. Namun, takdir ternyata berkehendak lain Reza telah lebih dulu berpulang dengan cara yang tragis,” ucap Zainal, tetangga korban, Selasa (23/5).

Di mata para tetangga dan kerabatnya korban diakui Zainal dikenal sebagai sosok anak yang periang dan tidak banyak ulah.  Makanya dengan kepergian Reza banyak yang sedih dan merasa kehilangan. Hal senada disampaikan sejumlah guru SD Negeri 74 Palembang, tempat korban bersekolah. Memang hari itu terlihat sejumlah guru Reza datang  di rumah duka.

Karena kondisi jasad korban yang sudah lebih dari 24 jam lamanya terendam di dalam air, hasil musyawarah keluarga akhirnya memutuskan untuk menyegerakan pemakaman jasad korban. Sekitar pukul 10.00 WIB Rabu (23/5) akhirnya jasad korban dibawa menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pancasila di Kecamatan Gandus setelah sebelumnya dilaksanakan pengurusan jasad korban oleh pihak keluarga.

Pihak Basarnas Palembang, Sukamto, mengatakan awal temuan jasad korban ini ditemukan masyarakat. “Saat itu kami tengah dalam rangka persiapan melanjutkan pencarian hari ketiga, tiba-tiba dari warga sekitar menginformasikan ada temuan mayat yang identik dengan jasad korban Reza di daerah Keramasan,” imbuh Sukamto.

Mendapatkan informasi tersebut, tim dengan menggunaan speedboat Fregeat bergerak menuju lokasi yang dimaksud. “Selama dua hari pencarian kami fokus ke daerah hilir, namun ternyata jasad korban ini terbawa arus ke hulu,” ungkapnya. (tim)