- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Siapkan Template Pemilih Disabilitas, Inventarisasi Jumlah Warga Lapas
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Sebanyak 59 pemilih berkebutuhan khusus akan ikut serta dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) 2018. Para pemilih ini tersebar di 53 Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 15 kecamatan.
Untuk mempermudah para pemilih ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten OKI akan mempersiapkan template atau alat bantu memilih untuk para pemilih disabilitas. “Jadi mereka akan memilih menggunakan template, itu nanti kita siapkan. Sekarang masih diinventarisir,” kata Komisioner KPU OKI, Idham Halik.
Selain menginventarisasi template ini, menurutnya, pihak KPU juga tengah menginventarisir dan mendata para pemilih di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kayuagung. “Saat ini kita sedang mendata jumlahnya, baru nanti akan diketahui apakah akan dibuatkan TPS (di dalam lapas) atau akan digabungkan dengan TPS terdekat,” ujarnya.
Jika warga lapas ini bergabung dengan TPS terdekat, lanjut Idham, akan ada petugas TPS yang datang ke lapas. “Itu kalau sedikit, jadi sistemnya seperti menjemput bola,” ujarnya.
Sementara itu, sebanyak 491.667 surat suara yang beberapa waktu lalu tiba di Sekretariat KPU OKI, hari ini (24/5) mulai dilakukan sortir dan pelipatan surat suara. Kegiatan ini sendiri ditargetkan berlangsung paling lama hingga tiga hari ke depan.
“Untuk pelipatan dan sortir surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati OKI melibatkan sekitar 40 staf sekretariat KPUD OKI. Kegiatannya dilakukan di aula KPUD OKI,” terangnya.
Pada proses ini, akan dilihat juga kondisi surat suara apakah baik atau ada kerusakan. “Kalaupun ada kerusakan, maka akan dilaporkan ke percetakan untuk segera diganti. Mudah-mudahan tidak ada kerusakan surat suara,” terangnya.
Pantauan di lapangan, penyortiran dan pelipatan surat suara ini mulai dilakukan sejak Kamis pagi dengan berlangsung tertutup. (yrl)



