- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Markas Polda Riau Diserang, Dua Polisi Terluka dan Satu Pelaku Tewas
PEKANBARU – Markas Kepolisian Daerah (Polda) Riau diserang terduga teroris yang mengendarai mobil jenis Avanza. Serangan dilakukan dengan cara menabrak sejumlah anggota polisi yang sedang berjaga di pintu masuk Mapolda Riau, Rabu (16/5).
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat Kapolda Riau Irjen Pol Nandang sedang akan memberikan pers rilis pengungkapan kasus narkoba. Tiba-tiba satu unit mobil Avanza warna putih menerobos masuk melalui gerbang sebelah utara. Seorang anggota Provost Polda Riau terkapar dan dua wartawan yang akan meliput pers rilis juga terluka pada bagian kepala dan beberapa bagian tubuhnya akibat ditabrak mobil tersebut.
“Dua anggota polisi terluka di tangan dan kepala akibat sabetan senjata tajam,” ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto, Rabu (16/5).
Sabetan senjata tajam itu diduga dilakukan oleh terduga teroris. Dua polisi mengalami luka di bagian tangan dan kepala. “Dua anggota polisi terluka di tangan dan kepala,” kata Sunarto.
Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal M. Iqbal, petugas menembak mati satu terduga teroris yang menyerang Mapolda Riau. “Satu terduga teroris tertembak. Insiden masih sedang ditangani,” ujarnya.
Sebelumnya, Polda Riau dikabarkan mencari penyandang dana dua terduga teroris yang ditangkap di Palembang, Sumsel. Sementara jajaran Polresta Pekanbaru juga tengah melakukan penggeledahan di sejumlah titik pascapenangkapan kedua terduga itu.(antara/detik)



