- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Enam Pelaku Bom Surabaya Diduga Satu Keluarga
SURABAYA – Pelaku bom bunuh diri (martir) di tiga gereja di Surabaya diduga dilakukan oleh satu keluarga. Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, berdasarkan hasil investigasi Polri. “Pelaku diduga satu keluarga,” ungkap Kapolri saat konferensi pers di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5) sore.
Diketahui bom pertama meledak sekitar pukul 07.30 WIB di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, Surabaya. Menurut Kapolri, pelaku peledakan gereja tersebut adalah dua laki-laki yang juga merupakan anak Dita Uprianto. “Putra dari Dita. Satu namanya YF (18) tahun dan Fn (16) tahun,” jelas Kapolri.
Selang sekitar lima menit, bom kedua meledak di Gereja Pantekosta Pusat Jl Arjuno. Pelaku yang mengendarai mobil Avanza adalah Dita Uprianto, ayah YF dan Fn. “Dita melakukan serangan bom bunuh diri dengan cara menabrakkan mobil yang dikemudikannya ke Gereja Pantekosta. Diduga keras Dita,” tegas Kapolri.
Namun sebelum melakukan aksinya, Dita terlebih dahulu mengantar istri dan dua anak perempuannya di Gereja GKI Jalan Diponegoro. Tak lama kemudian bom meledak di gereja GKI di Jl Diponegoro. “Istrinya yang diduga meninggal bernama Puji Kuswati. Kemudian anaknya yang perempuan FS (12) dan PR (9),” ujar Kapolri.
Sejak pagi hingga sore ini, total ada 13 korban tewas dan korban luka jumlahnya masih sama 41 orang. Tito pun menyebut para pelaku diduga berkaitan dengan jaringan Jamaah Ansharud Daulah (JAD). “Satu keluarga ini terkait dengan sel JAD yang ada di Surabaya. Dia adalah ketuanya, Dita ini,” ucapnya.(tim/berbagai sumber)



