- Hadapi Dampak Krisis Global dengan Indonesia Bicara Baik
- Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel
- Sebelas Detik Mengubah Makna: Ketika Algoritma Mengalahkan Fakta
- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
Bisa Lapor dari Ponsel
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Masyarakat Kota Palembang tak perlu bersusah lagi untuk menyampaikan laporan berbagai permasalahan ang dihadapi. Cukup menggunakan handphone ataupun smartphone, masyarakat sudah bisa memberikan laporan melalui pesan singkat (SMS) ataupun melalui aplikasi E-lapor serta website lapor.go.id.
Dari sana, masyarakat dapat memberikan laporan mulai dari keluhan terhadap pelayanan publik, kondisi terkini di sekitar, hingga tindak kriminal. Kadis Kominfo Kota Palembang, H M Yunarpan Yani mengatakan, aplikasi ini merupakan bagian dari program Smart Aspiration to Urban City (Smartuc) yang di-launching, Jumat (22/12).
“Jadi masyarakat tinggal registrasi pada kolom yang ada, atau bisa dikoneksikan ke Facebook baru bisa menyampaikan laporan. Kalau melalui SMS bisa dikirim ke 1708 dengan membuat judul laporan, tempat tinggal dan isi laporan,” ungkapnya seraya mengungkapkan bahwa ini baru tahap awal.
Selanjutnya, lanjut Yunarpan, server akan menerima laporan dan akan menghubungi OPD terkait untuk ditindak lanjuti. “Yang melapor juga bisa memonitor apakah laporannya sudah ditindak atau belum, nanti ada laporannya,” kata Yunarpan.
Selain aplikasi ini, dalam rangka menuju Palembang smart city, pihaknya juga me-launching Lawang Jabo command center sebagai pusat pemantauan Kota Palembang. “Jadi seluruhnya bisa terpantau dari sini (Lawang Jabo), Walikota bisa langsung memantau aktifitas masyarakatnya dari sini. Sehingga ini juga akan lebih memudahkan dalam mengambil kebijakan. Selain itu, ada juga E Puskesmas serta E Kelurahan yang bisa langsung dipantau oleh walikota,” jelasnya.
Untuk saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang baru memasang cctv di enam titik yang terkoneksi ke Lawang Jabo ini yaitu di BKB yang dipasang dua titik (BKB dan Masjid Agung), Simpang RS Cahritas, Simpang Lima DPRD Sumsel, Simpang Empat Samsat Baru.
“Saat ini enam dulu, dan 2018 rencananya akan kita tambah nanti akan dikalkulasikan lagi berapa jumlah idealnya untuk Palembang. Selain itu mungkin nanti bisa kerjasama dengan pihak kepolisian yang juga memiliki CCTV atau command center serta pihak perhotelan,” paparnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Harobin Mustofa mengatakan, reformasi di dunia teknologi saat ini begitu kompleks dan cepat sehingga ini akan lebih memudahkan dalam mengakses informasi. “Jaman now, kalau kata istilahnya sekarang itu tidak lagi bicara sulit. Jadi semuanya bisa dipermudah dengan reformasi teknologi saat ini,” ujarnya.
Dirinya juga mengapresiasi atas apa yang telah dibuat ini. Namun menurutnya, teknologi ini bukan satu-satunya kunci pelayanan yang optimal, melainkan tergantung juga dengan Sumberdaya Manusia yang ada.
“Kini sudah punya command center, kalau OPD tidak terkoneksi dengan ini, tidak ada gunanya. Jadi saya minta setiap OPD nanti kerjasama dengan command center, nanti terhubung semua, dan aplikasi akan terhubung semua ke sini. Apalagi nanti saat pelaksanaan Asian games, ini akan lebih mempermudah dalam memonitor kondisi Kota Palembang,” tegas Sekda. (yrl)



