- Sebarkan "Virus" Perdamaian dan Riding Skuter di Palembang, Slank Bakal Rilis Album Terbaru pada 5 Juni 2026
- Buronan Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Rumah Tetangga
- Olahraga Bersama Insan Media, Kodam II/Sriwijaya Turut Menjaga Ketahanan Informasi Nasional
- Pangdam II/Swj Ambil Sumpah 1.583 Tamtama Remaja, Kasad: Perkuat Batalyon Teritorial Pembangunan
- Tinjau Koperasi Merah Putih di Lahat, Apresiasi Pembangunan dan Dorong Ekonomi Lokal
Informasi Harus Mudah Dimengerti
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Banyaknya isu lingkungan yang harus diketahui oleh publik, tentu saja memerlukan sumber informasi yang faktual sehingga mudah untuk dipahami oleh masyarakat. Untuk mencapai hal itu, Badan Restorasi Gambut (BRG) mencoba menjalin komunikasi aktif dengan berbagai media yang dirangkai dalam seminar jurnalistik lingkungan dan pelatihan kehumasan di Hotel Horizon Ultima Palembang, Senin (30/10).
Yesi Dewi Agustina yang merupakan salah satu narasumber mengatakan bahwa jurnalis ataupun media harus memiliki kemampuan dalam menyampaikan informasi yang mudah dimengerti oleh pembaca atau masyarakat.
“Data dan ditambah dengan kreativitas adalah kuncinya. Selain itu knowledge management harus mampu dimiliki agar data yang dimiliki bisa dikumpulkan dan dimasukkan kedalam aplikasi,” ungkapnya.
Masih kata Dewi, para jurnalis juga perlu untuk mengupdate kemampuan dan pengetahuan untuk menyuarakan kelestarian lingkungan di Sumatera Selatan (Sumsel).
Sementara, pengamat lingkungan, Yenrizal Tarmizi menyorot soal peran penting pemerintah dalam mengaplikasikan regulasi yang ada khususnya tentang lingkungan.
“Jangan pilih calon pemimpin yang mengabaikan visi lingkungan,” serunya.
Baginya, hal tersebut sangat penting karena jika masih ada disorientasi dalam pengelolaan tata ruang, maka siapapun pemimpinnya tidak akan bisa merubah atau mengatasi persoalan lingkungan. (mrf)



