- Warga Lima Desa Perbaiki Jalan Rusak secara Swadaya
- Gubernur Papua Apresiasi Dukungan BKN Tingkatkan Kualitas ASN Daerah
- PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Car Free Night Atmo Geliatkan Ekonomi dan Bahagiakan Warga Palembang
- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
Razia Langsung Tes Urine, 45 Pengunjung Diskotek Positif Narkoba
PALEMBANG, SIMBURNEWS -Puncak hari ulang tahun (HUT) ke-71 Bhayangkara di Sumatera Selatan dipusatkan di Griya Agung Palembang, Senin (10/7). Akan tetapi, upaya cipta kondisi telah dilakukan Mapolda Sumsel dengan menggencarkan razia di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Palembang.
Razia narkoba misalnya, dilakukan pada Minggu (9/7) dini hari sekitar pukul 02.00 hingga 06.00 WIB. Salah satunya menyisir diskotek Darma Agung (DA), Jl Kol H Barlian, Km 7 Palembang.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto membenarkan razia yang dilakukan anggotanya
dengan sasaran narkoba. “Rencana tindak lanjut sudah kita lakukan pemasangan Police Line di hall diskotek dan ruang VIP karaoke. Ditemukan barang bukti narkoba jenis ekstasi dan sajam untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata dia kepada awak media, Minggu (9/7).
Razia gabungan yang diikuti 132 personel gabungan terdiri dari Bidang Dokkes, Propam, TNI AD, dan Brimob bersenjata lengkap. Razia kali ini langsung melakukan tes urine di tempat kepada setiap pengunjung yang datang.
Informasi yang dihimpun, dari sekitar 101 pengunjung DA yang dilakukan tes urine di tempat, 56 orang negatif atau tidak reaktif. Sedangkan, 45 orang dinyatakan reaktif atau positif, terdiri dari 34 orang laki- laki dan 11 orang perempuan.
Dari 45 orang yang urinenya reaktif jenis narkoba, rincinya, terdiri dari 29 orang reaktif mengandung Methamphetamine dan 13 orang reaktif mengandung amphetamine, serta 3 orang reaktif mengandung THC (Tetrahydrocannabinoid) atau ganja.
Untuk pengunjung yang urinenya positif mengandung narkoba, lanjut dia, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan untuk tindakan rehabilitasi.
Terkait dugaan anggota kepolisian dan tentara yang ikut terjaring dalam razia tersebut, Tommy menegaskan tidak ada yang terjaring. “Nihil,” ujarnya singkat.
Adapun barang bukti yang diamankan polisi di tempat kejadian perkara (TKP), yaitu sembilan butir pil ekstasi warna hijau, satu butir pil ekstasi warna biru merah, satu bungkus serbuk ekstasi, satu buah bong alat mengisap sabu, setengah butir ekstasi warna hijau, satu bungkus plastik bening sisa sabu, serta tujuh bilah senjata tajam.(tim)



