- Karhutla Selimuti Tol Palindra, Gubernur Sumsel Minta Titik Api Segera Dipadamkan
- Perkuat Koordinasi Tangani Karhutla, Tim Mabes TNI Turun ke Muba
- Proaktif Tanggulangi Karhutla di Luar Lahan Konsesi, Pers Kawal Industri Sawit Nasional
- Semarakkan HUT Ke-81 RI, Wartawan Babel Ikuti Lomba Gaple
- Kasad Kunjungi Sumsel, Hadiri Pengukuhan Aslinmas se-Indonesia hingga Resmikan Jembatan Garuda
Karhutla Selimuti Tol Palindra, Gubernur Sumsel Minta Titik Api Segera Dipadamkan
PALEMBANG, SIMBUR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kerap terjadi di kawasan Jalan Tol Palembang–Indralaya (Palindra). Karena itu, Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru memantau sejumlah titik di lokasi tersebut, Sabtu (29/8).
Dalam peninjauan tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa upaya pemadaman karhutla dilakukan bukan semata-mata karena isu yang sedang ramai diperbincangkan. Akan tetapi, sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat dan kualitas udara.
“Ini kami meninjau di jalan tol. Kami memadamkan karhutla bukan karena viral, karena kebutuhan kesehatan. ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) yang tinggi, yang melampaui batas, dapat membuat ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut),” ujar Herman Deru.
Menurutnya, penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, terutama terhadap titik-titik api yang berpotensi menimbulkan asap dan mengganggu kualitas udara di wilayah sekitar.
Usai meninjau langsung beberapa titik karhutla di kawasan Tol Palindra, Herman Deru juga akan memantau kondisi titik api melalui Command Center, yakni dashboard penanggulangan bencana yang berada di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan. “Saya pulang langsung ke command center-nya. Saya mau lihat di dashboard-nya,” ungkapnya.
Herman Deru menekankan pentingnya pemantauan secara langsung melalui sistem yang tersedia di Command Center untuk memastikan perkembangan titik api dapat diketahui secara cepat dan penanganannya dilakukan secara tepat.
Selain itu, Gubernur Sumatera Selatan meminta jajaran Polres serta Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk segera melakukan langkah pemadaman terhadap titik-titik api yang masih muncul. “Saya minta kepada jajaran Polres dan Pemkab Ogan Ilir untuk segera memadamkan titik api secepatnya,” tegasnya.
Ia berharap sinergi seluruh pihak dalam penanganan karhutla dapat terus diperkuat sehingga kebakaran tidak meluas dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalkan.(kbs/red)



