- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Karhutla di Sungai Keruh Muba Berhasil Dipadamkan
SEKAYU, SIMBUR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muba bersama tim gabungan TNI, Polri, PT MAS, Manggala Agni, Satpol PP, serta perangkat Kecamatan bergerak cepat menaklukkan kobaran api. Karhutla melanda lahan warga di Desa Kerta Jaya, Kecamatan Sungai Keruh, Senin (25/8).
Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, melaporkan bahwa operasi pemadaman dilakukan setelah Posko Siaga Darurat Karhutla Sungai Keruh menerima laporan hasil pantauan udara yang menunjukkan adanya tiga titik firespot di wilayah tersebut. “Tim langsung melakukan groundcheck ke lokasi dan menemukan lahan warga yang masih terbakar,” jelasnya.
Dalam penanganan, upaya pemadaman dilakukan melalui kombinasi water bombing helikopter dan pemadaman darat. Helikopter VH-HGM Ops PLM menjatuhkan air sebanyak 18 kali di FS1, 10 kali di FS2, dan 10 kali di FS3. Sementara tim darat melakukan penyekatan api, pendataan, serta dokumentasi di lapangan.
Hasilnya, kebakaran dengan total lahan terbakar sekitar 4 hektare—dengan vegetasi berupa kebun tebas tumbang di tanah mineral milik warga setempat, Riswan—berhasil dipadamkan. Hingga sore hari, kondisi lahan sudah padam total, hanya tersisa asap tipis.
Bupati Muba H. M. Toha Tohet, SH menyampaikan apresiasi atas kesigapan seluruh tim. “Terima kasih atas kerja keras BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, PT MAS, dan seluruh pihak yang terlibat. Berkat koordinasi dan gerak cepat ini, kebakaran lahan dapat segera dikendalikan sehingga tidak menimbulkan dampak lebih luas,” ujarnya.
Pemkab Muba, tegasnya akan terus siaga penuh menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan mengedepankan sinergi lintas sektor dan patroli rutin baik darat maupun udara.(red/rel)



