- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kepala BNPB Pastikan Karhutla Terkendali
JAKARTA, SIMBUR – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S. Sos., M.M., menyampaikan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya yang dilakukan oleh seluruh tim gabungan membuahkan hasil positif.
“Kondisi karhutla saat ini data yang langsung kami temukan di lapangan, sampai 12 Agustus 2025 di setiap daerah kami pastikan semuanya terkendali,” ujar Suharyanto saat melakukan rapat di Kantor BMKG, Jakarta pada Selasa (12/8).
Hal ini merupakan hasil kerja keras semua pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla, baik itu dari tingkat pusat dan daerah. “Di setiap kabupaten dan kota yang terbakar, telah dibentuk satgas darat dengan 500 orang personel gabungan, tugasnya memadamkan api yang masih kecil dengan dilengkapi perlengkapan seperti alat pelindung diri, pompa air, selang dan flexible tank dengan kapasitas 5 ton air,” kata Suharyanto.
Lebih lanjut Kepala BNPB mengatakan, jika lahan terbakar cukup luas maka akan dilakukan pemadaman dengan menggunakan helikopter water bombing dan operasi modifikasi cuaca (OMC). “Kalau api sudah besar, kita melaksanakan OMC. Sampai sekarang telah mengerahkan 5 pesawat di 6 provinsi prioritas,” lanjutnya.
“Apabila awan hujan tidak ada, maka dipadamkan satgas darat dan water bombing. Tahun 2025 ini mengerahkan 12 heli water bombing, minimal ada 2 di tiap provinsi, kalau kebakarannya luas kita menyesuaikan seperti Riau 5 helikopter. Selain itu BNPB turut menyiagakan 10 heli patroli khusus untuk memonitor karhutla,” tutur Suharyanto.(red)



