- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Tanah Longsor Tewaskan Empat Warga Mamuju dan Satu Orang di Tasikmalaya
JAKARTA, SIMBUR – Empat warga tewas akibat tanah longsor. Peristiwa terjadi di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Minggu (26/1). “Longsor memakan korban jiwa 4 meninggal dunia, dan 4 luka-luka,” ungkap Abdul Muhari PhD, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Selasa (28/1).
Menurut Muhari, peristiwa itu terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Mamuju dan sekitarnya. “Longsor melanda Dusun Tamansari, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju,” paparnya.
Ditambahkannya, BPBD bersama tim gabungan sempat memberhentikan operasi pencarian karena cuaca dan medan masih tidak memungkinkan. Dikhawatirkan berpotensi terjadi longsor susulan. “Setelah cuaca kondusif, operasi kembali dilanjutkan hingga upaya pembukaan akses jalan yang sempat terdampak longsor,” ujarnya.
Selain Mamuju, tanah longsor juga terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Minggu (26/1). Tanah longsor ini melanda Dusun Kudadepa, Kecamatan Sukahening. “Dilaporkan longsor menelan korban satu orang meninggal dunia an Nana warga Kp. Ciengang,” ungkap Muhari.
Selain itu, lanjut Muhari, longsor Tasikmalaya juga berdampak pada satu rumah rusak berat dan tiga rumah lainnya bepotensi longsor. BPBD bersama tim gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan distribusi bantuan logistik yang diperlukan. “Koordinasi pemerintah daerah antar lintas organisasi juga terus dibangun guna percepatan penanganan darurat di lapangan,” tegasnya.(red)



