Prasasti Palembang, Tonggak Awal Sertifikasi Nasional dan Uji Kompetensi Humas di Indonesia

Tantangan humas ke depan, lanjut Benny, menciptakan reputasi yang positif bukan dikonstruksi. “Etika nanti membuktikan antara AI dan bukan AI. Mana PR atau bukan PR,” katanya

Benny menambahkan, perencanaan strategik sangat penting agar Perhumas dapat melakukan perubahan pada 5-10 tahun ke depan. Mengingat, setiap orang terdidik harus punya proses perencanaan. “Dalam praktik humas keluhan fundamental pertama adalah dalam perencanaan strategik tidak sekuat yang dibayangkan,” katanya.

Merencanakan, kata dia lagi, bukan 1-2 tahun tapi 5-10 tahu. Setiap 10 tahun terjadi perubahan fundamental. Dalam kurun waktu 10 tahun mempunyai tantangan yang cukup besar. “Harus mempunyai perencanaan strategik. Kedua, kemampuan kampanye strategik humas. Titiknya perubahan sikap.

Lanjutnya, kemampuan media relations. Mendekati media, ganti media relations jadi media stategik. “Bagaimana membuat tulisan humas dapat memengaruhi dan meyakinkan publik,” tutupnya.