- Prajurit Kodam II/Sriwijaya dan Atlet Binaan Jasdam Borong Medali pada Kejurnas IPSI Sumsel Cup III
- Kejati Sumsel Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Korupsi KUR ke Penuntut Umum Kejari Muara Enim
- Satgas Binter Tangkap Truk dan Alat Ilegal Tapping, Barang Bukti Diserahkan ke Polisi
- Polres Banyuasin Musnahkan Barang Bukti 21,9 Kg Sabu
- Resmikan Jalan CSR PT OKI Pulp and Paper Mills, Gubernur dan Bupati Kompak "Pecah Kendi"
Presiden Jokowi Sentil PLN saat Kunjungan Kerja ke Sumatera Selatan
Pastikan Stok Beras di Gudang Bulog Lubuklinggau

Masih dalam rangkaian kunjungan kerja ke Sumatera Selatan, kali ini Presiden Jokowi juga memastikan kelanjutan distribusi bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat. Kepala Negara memastikan bahwa bantuan pangan yang telah diterima masyarakat sejak bulan Januari hingga Mei 2024 akan terus berlanjut sampai bulan berikutnya.
“Saya akan melihat fiskal anggaran APBN dan nanti bulan Juni akan saya umumkan tapi kelihatannya bisa dilanjutkan. Bapak ibu berdoa bersama ya,” ujar Presiden Jokowi.
Melalui kesempatan ini, Presiden Jokowi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dirinya bahkan menanyakan tentang kualitas beras yang telah dibagikan pemerintah. “Ada keluhan mengenai berasnya? Menurut saya itu berasnya lebih bagus dari yang saya makan. Saya tadi ditunjukkan oleh Pak Kepala Bulog di dalam, ‘Pak ini yang dibagi’. Agak pulen ya tapi enak kan? Itu beras yang kita bagi itu premium,” ucap Presiden.
Dengan tidak adanya keluhan dari masyarakat, Presiden menyimpulkan bahwa distribusi bantuan pangan telah berjalan dengan baik. Keputusan untuk melanjutkan distribusi ini diharapkan akan diumumkan pada pertengahan bulan Juni tergantung pada ketersediaan anggaran APBN.
Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga sempat memberikan kuis berhadiah sepeda kepada warga yang bisa mengucapkan Pancasila. “Nanti hari Sabtu kita akan memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni, yang hadir di sini yang hafal Pancasila tunjuk jari,” ucapnya.
Kegiatan ini tak hanya dilakukan pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasarnya. Tetapi juga memastikan transparansi dan responsivitas pemerintah dalam menanggapi kebutuhan masyarakat terkait kualitas bantuan pangan yang diberikan.



