- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Banjir di Sumsel Hampir Sepekan, Wilayah Muratara dan Muba Masih Terendam
# Pemerintah Daerah Masih Hitung Kerugian
# Penjabat Gubernur Baru Akan Meninjau Lokasi
JAKARTA, SIMBUR – Perkembangan pada Senin (15/1) petang menyebutkan wilayah hulu Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatra Selatan, masih terendam banjir. Tinggi muka air bagian hulu sungai mengalami kenaikan.
Abdul Muhari PhD, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam siaran persnya menerangkan, sejauh ini sejumlah desa yang tersebar di enam kecamatan terdampak banjir sejak Kamis (11/1), pekan lalu, pukul 07.00 WIB. Keenam kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Ulu Rawas, Rawas Ulu, Karang Jaya, Rupit, Karang Dapo dan Rawas Ilir.
“Wilayah yang masih teridentifikasi adanya genangan berada di Kelurahan Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo. Ketinggian air 1,5 meter. Sedangkan di Kecamatan Rawas Ilir, genangan tertinggi mencapai 3 meter,” ujarnya, Selasa (16/1).
Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara mencatat tidak ada korban akibat peristiwa ini. “Sebanyak 13.527 KK atau 54.108 jiwa di enam kecamatan terdampak banjir tersebut,” paparnya.



