- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Banjir di Sumsel Hampir Sepekan, Wilayah Muratara dan Muba Masih Terendam
Sungai Batanghari Leko Meluap
Bencana hidrometeorologi basah juga terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin. Genangan di pemukiman warga antara 50 – 100 cm. Kondisi ini disampaikan BPBD setempat pada Senin (15/1), sekitar pukul 09.57 WIB. Banjir menggenangi 4 kecamatan, yaitu Lais, Plakat Tinggi, Sungai Keruh dan Sanga Desa. Sebanyak 750 KK terdampak, namun BPBD menginformasikan tidak ada korban jiwa akibat insiden ini. Sedangkan kerugian tercatat rumah warga rusak berat sebanyak 1 unit.
“Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan serta diperburuk banjir kiriman dari Sungai Batanghari Leko. Banjir terjadi pada Rabu lalu (10/1), pukul 01.00 WIB,” jelasnya.
Secara umum, pada hari ini, Selasa (16/1) hingga dua hari ke depan, wilayah Sumatera Selatan masih berpotensi terhadap hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang. BNPB meminta kesiapsiagaan bersama dalam antisipasi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor. “Berbagai upaya dapat dilakukan untuk kesiapsiagaan, di antaranya memantau kondisi cuaca secara rutin dan evakuasi sesuai arahan petugas berwenang,” imbaunya.



