- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
- Menkopolkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Sumsel
Tak Pakai Alat Safety di Kapal, Firdaus Terpeleset lalu Tenggelam di Sungai
PALEMBANG, SIMBUR – Seorang anak buah kapal (ABK) Kapal TB HSM 1 mengalami musibah hanyut dan tenggelam di Perairan Sungai Baung, Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Air Sugihan, OKI.
Peristiwa tersebut diterima Basarnas Sumsel melalui Com Center, kemarin Selasa (30/5/23) pukul 16.00 WIB dari Syahbandar Sungai Lumpur bapak Hasanudin. Laporan awalnya, bahwa korban Muhammad Firdaus (24) jabatan masinis 2, berawal dari pukul 09.00 WIB, sewaktu TB HSM 1 yang menggandeng TK SOL 2310 yang bermuatan kayu Akasia tujuan dari SHP Sembilang menuju Jeti Kuning, Sungai Baung, OKI.
“Siang itu korban hendak mengantarkan dokumen kayu ke kantor, namun tiba-tiba korban terpeleset ke sungai. Diduga karena korban tidak memakai alat safety, sehingga mengakibatkan korban tenggelam,” ungkap Kakansar Basarnas Sumsel Hery Marantika SH MSi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kakansar Basarnas segera memerintahkan satu tim rescue dan ABK KN Sar Setyaki 202 bergerak menuju lokasi kejadian, untuk melakukan proses pencarian. Didukung peralatan Sar air seperti Kapal RIB, alat selam, serta alat canggih terbaru aqua eye dan under water search device. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi keberadaan korban dibawah air.
Tim rescue Basarnas Sumsel berkoordinasi dan mengkoordinir seluruh unsur Sar gabungan yang terlibat dalam operasi Sar. Terdiri TNI – Polri, Syahbandar, agar proses pencarian benar-benar terencana dan efektif. (nrd)



