- Benteng Kuto Besak Identitas Asli Indonesia, Dibangun Anak Bangsa dan Bukan Warisan Penjajah
- Kejaksaan Dukung Astacita Presiden, Cegah dan Berantas Korupsi dari Desa
- Cegah Atlet "Siluman", Perkuat Sistem Verifikasi Jelang Porwanas XV
- Kasdam II/Sriwijaya Ikuti Rapat Evaluasi Pembentukan Satuan Brigif, Brigif TP, Yonif, dan Yonif TP Jajaran TNI AD Tahun 2026
- Hadirkan Lima Inovasi Unggulan Pelayanan Hukum
Sepuluh Korban Tewas akibat Kecelakaan Tambang Batu Bara
JAKARTA, SIMBUR – Kecelakaan tambang batu bara terjadi di Prambahan, Kota Sawahlunto, Jumat (9/12) pukul 08.00 WIB. Akibat peristiwa itu telah menyebabkan 10 orang meninggal dunia, 1 luka berat/kritis dan 1 luka ringan.
“Para korban ditemukan pada kedalaman antara 100-300 meter. Saat ditemukan, para korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh,” ungkap Abdul Muhari PhD, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (10/12).
Informasi yang dihimpun oleh Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, lanjut Muhari, korban yang mengalami luka berat/kritis telah dievakuasi ke RSUD Sawahlunto. Sedangkan yang luka ringan telah mendapatkan perawatan intensif dan sudah diperbolehkan pulang.



