Sepuluh Korban Tewas akibat Kecelakaan Tambang Batu Bara

JAKARTA, SIMBUR – Kecelakaan tambang batu bara terjadi di Prambahan, Kota Sawahlunto, Jumat (9/12) pukul 08.00 WIB. Akibat peristiwa itu telah menyebabkan 10 orang meninggal dunia, 1 luka berat/kritis dan 1 luka ringan.

“Para korban ditemukan pada kedalaman antara 100-300 meter. Saat ditemukan, para korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh,” ungkap Abdul Muhari PhD, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (10/12).

Informasi yang dihimpun oleh Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, lanjut Muhari, korban yang mengalami luka berat/kritis telah dievakuasi ke RSUD Sawahlunto. Sedangkan yang luka ringan telah mendapatkan perawatan intensif dan sudah diperbolehkan pulang.