- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Korban Tenggelam di Aliran Pembuangan Air Ditemukan Sejauh 1,41 Km
PALEMBANG, SIMBUR – Tim Sar Basarnas Palembang pada Rabu (24/8) pukul 07.00 WIB, terus melakukan pencarian terhadap balita yang terjatuh, kemudian tenggelam di pinggir aliran pembuangan air, di Kecamatan Ilir Timur I, Palembang.
Balita atas nama D jenis kelamin pria umur 1 tahun 8 bulan warga Kecamatan Ilir Timur I ini, dinyatakan hilang pada Selasa (23/8) sekitar pukul 16.35 WIB. Balita malang ini hilang selagi asik bermain bersama 5 orang temannya di pinggir pembuangan air hilangga tenggelam terserat arus.
Hari ini, penyisiran di aliran pembuangan air, dilakukan tim sar, di sepanjang aliran pembuangan air menuju hilir. Dengan fokus pada tumpukan-tumpukan sampah atau tempat-tempat yang dicurigai korban tersangkut.
Akhirnya, sekitar pukul 08.05 WIB korban akhirnya ditemukan, dengan posisi mengapung di pinggir sungai, sudah meninggal dunia. Dengan jarak dari titik korban hilang tenggelam sekitar 1,41 kilometer.
Kepala Basarnas Palembang Hery Marantikan SH MSi menegaskan kepada Simbur, korban balitas atas nama Dava ditemukan tim sar sejauh sekitar 1,41 kilometer dari lokasi awal korban dinyatakan hanyut.
“Nah di hari kedua pencarian yang dilakukan tim sar, alhamdulillah balita ini ditemukan dalam posisi mengapung di tepi aliran pembuangan air. Meski sudah dalam keadaan meninggal dunia,” cetus Hery.
Kakansar meneruskan, selanjutnya tim sar melakukan evakuasi dengan membawanya ke rumah duka. “Korban akan diserahkan kekeluarga untuk dikebumikan. Kepada tim sar gabungan untuk kembali dan operasi sar ditutup,” tukas Hery Marantika. (nrd)



