- Kukuhkan Pokja News Room Jaga Desa saat Demo 27 Agustus 2026, SMSI: Tidak Ada Motif Politik
- Jalankan Proses Hukum 15 Kasus Karhutla dengan 17 Tersangka di Sumsel
- Imam Salat Istisqa Ajak Masyarakat dan Para Pemimpin Sumsel Bertaubat
- Presiden Prabowo Berikan Atensi Percepat Penanganan Karhutla Sumsel
- Hotspot Meningkat, Karhutla di Sumsel 1.672 Kali dengan Luas Lahan Terbakar 1.926,2 Hektare
Kota Medan Dikepung Banjir, 394 Warga Bertahan di Rumah
JAKARTA, SIMBUR – Warga terdampak banjir di Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara, memilih bertahan di rumah saat banjir. Kondisi saat ini, Sabtu (9/4), genangan di dua kelurahan menunjukkan penurunan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan melaporkan dua wilayah di Kecamatan Medan Maimun terdampak banjir pada Jumat (8/4). Dua kelurahan itu yaitu Kelurahan Aur dan Sei Mati. Sebanyak 112 KK atau 394 warga di dua kelurahan tersebut terdampak banjir pada Jumat malam, sekitar pukul 21.00 WIB.
“Kerugian tercatat 105 unit rumah terdampak banjir dengan tinggi muka air 20 hingga 120 cm, saat banjir berlangsung. Banjir terjadi setelah hujan deras di kawasan hulu sehingga debit air Sungai Deli meluap,” ungkap Abdul Muhari PhD, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Minggu (10/4).
Ketika peristiwa ini terjadi, lanjut Muhari, petugas BPBD melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada warga untuk tetap waspada dan siaga. Pihaknya juga terus memonitor perkembangan cuaca dari BMKG sehingga antisipasi terhadap bahaya hidrometeorologi dapat dilakukan sejak dini. “Sejumlah peralatan telah disiagakan oleh petugas gabungan yang mendirikan pos komando di Gedung Dharma Wanita,” terangnya.(red)



