- Terdeteksi 242 Lokasi Karhutla di Muba, Gubernur Sumsel: Mayoritas Terjadi di Lahan Terbengkalai
- Penanganan Karhutla Jambi, Perkuat Sekat Bakar dan Pendinginan
- Sinergi Cegah Karhutla, Tim Penyuluhan Gabungan TNI Sambangi Kodim 0403/OKU
- Perkuat Satgas Darat dan Udara Atasi Karhutla Jambi
- Dewan Pers Belum Putuskan Lokasi HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI Digelar di Jakarta
Warga Ujan Mas Terseret Arus Lematang, Basarnas Terjunkan Tim
PALEMBANG, SIMBUR – Malang dialami Suhaidi (50) warga Persiapan Ujan Mas Ulu, Kecamatan Ujan Mas, Muara Enim, pada Kamis (20/1/22) hilang terseret arus deras Sungai Lematang. Selagi menyeberangi dengan cara berenang menyeberangi sungai.
Sore nahas sekitar pukul 17.30 WIB, Suhaidi yang dilaporkan hilang baru saja pulang bekerja di kebun. Celakanya saat berusaha berenang, ia malah hanyut terserat arus sungai. Oleh warga kejadian itu dilaporkan ke pihak perangkat desa yang dilanjutkan ke pihak kecamatan.
Camat Ujan Mas Hasman hadi kemudian, kamis (20/1/22) sekitar Pukul 21.45 WIB melaporkannya ke Basarnas Palembang. Maka Kepala Basarnas Palembang Hery Marantika SH MSi segera merespon, dengan menerjunkan 6 personil Rescue Pos SAR Pagaralam untuk menuju lokasi kejadian guna melakukan proses pencarian terhadap korban.
“Selain menerjunkan personil, peralatan seperti Rubber Boat, alat selam, peralatan medis, komunikasi dan evakuasi juga ikut diterjunkan guna membantu pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan,” ungkalnya.
Eks Kakansar Pontianak ini menambahkan, Team Rescue Pos SAR Pagaralam bakal berkoordinasi dan mengkoordinir seluruh unsur SAR gabungan untuk melakukan operasi SAR. “Unsur SAR gabungan terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, Pemda setempat dan masyarakat sekitar, bahkan dengan pihak medis terdekat serta unsur potensi SAR lainnya yg disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan. Semoga dengan banyaknya personil yang ikut membantu dalam proses pencarian,” harap Hery.
Kakansar Basarnas mengingatkan agar masayarakat membiasakan hidup yang selalu mengutamakan keselamatan baik secara perorangan maupun khalayak. (nrd)



