Ratusan Kades Hadiri Pelantikan SMSI Lahat

LAHAT, SIMBUR – Pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lahat periode 2026–2029 mencatat sejarah tersendiri. Kegiatan yang digelar pada Kamis (02/04/2026) ini bahkan disebut sebagai pelantikan terbaik se-Indonesia, dengan kehadiran luar biasa sebanyak 360 kepala desa (Kades) se-Kabupaten Lahat.

Antusiasme para kepala desa tersebut menjadi bukti kuat dukungan terhadap eksistensi dan peran strategis SMSI dalam membangun sinergi antara media dan pemerintahan, khususnya di tingkat desa. Kehadiran ratusan Kades ini sekaligus mencatatkan rekor tersendiri dalam pelaksanaan pelantikan organisasi media di Indonesia.

Ketua SMSI Kabupaten Lahat yang baru dilantik, Muchtahrim, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, terutama para kepala desa yang hadir langsung dengan antusias tinggi.

“Ini adalah kebanggaan bagi kami. Kehadiran 360 kepala desa menunjukkan bahwa SMSI mendapat tempat dan kepercayaan di tengah masyarakat desa. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang luar biasa ini,” ujar Muchtahrim.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa SMSI Kabupaten Lahat siap menjalin sinergi dan kolaborasi yang kuat dengan pemerintahan desa. Langkah ini bertujuan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya dalam hal publikasi informasi, transparansi, serta penguatan peran media sebagai mitra strategis pemerintah.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, bersama Wakil Bupati Widia Ningsih, yang menitikberatkan pembangunan dimulai dari desa serta penataan kawasan perkotaan secara berkelanjutan.

Revolusi Ekonomi Lahat Dimulai Wisata dan Keramba

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lahat terus kembangkan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor strategis, yakni pariwisata dan perikanan air tawar.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lahat H. Bursa Zarnubi ,Kamis (2/4/2026) dengan Perwakilan SMSI Sumatera Selatan.

Lahat memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar yang perlu dioptimalkan secara terencana dan berkelanjutan. “Potensi pariwisata dan perikanan air tawar di Kabupaten Lahat sangat besar. Dengan pengelolaan yang baik, hal ini dapat menjadi sumber utama peningkatan PAD sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam sektor perikanan, Pemerintah Kabupaten Lahat akan mendorong pengembangan budidaya ikan air tawar melalui sistem kolam dan keramba yang memanfaatkan jaringan irigasi yang tersedia. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi ikan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Selain itu, kebijakan ini juga diarahkan untuk mengurangi ketergantungan pasokan ikan dari daerah lain, seperti Lubuklinggau, serta menjadikan Kabupaten Lahat sebagai salah satu sentra produksi ikan air tawar di Sumatera Selatan.

Pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi rakyat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui program pembiayaan dengan bunga ringan, berkisar antara 0,5 persen hingga 2 persen, guna membantu permodalan usaha masyarakat. “Pemerintah akan terus mendorong kemudahan akses permodalan bagi pelaku UMKM, karena investasi menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Di sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Lahat juga akan melakukan rehabilitasi dan pengembangan destinasi wisata, salah satunya Taman Rimbang Kemambang, yang dinilai memiliki potensi strategis sebagai wisata dalam kota.

Pengembangan sektor pariwisata akan dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan pelaku UMKM sebagai bagian dari ekosistem ekonomi daerah, sehingga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.

Melalui sinergi antara pengembangan sektor pariwisata, perikanan, dan pemberdayaan UMKM, Pemerintah Kabupaten Lahat optimistis dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(rel/smsi)