- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Dua Gadis Rantau Bayur Hanyut saat Mandi di Sungai Musi
PALEMBANG, SIMBUR – Malang dialami dua gadis belia G (12) bersama A (12) selagi asyik mandi di Sungai Musi, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin. Keduanya malah hanyut dan hilang terseret arus sungai.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (27/9). Sedangkan laporannya baru diterima basarnas sekitar pukul 11.30 WIB, dilaporkan Edi Wijaya ke Tim Sar Basarnas Palembang. Yang ditindaklanjuti dengan menerjunkan 7 orang personel rescue ke lokasi kejadian.
Dibantu m peralatan operasi sar seperti rubber boat, alat selam, peralatan medis, komunikasi dan evakuasi juga ikut diterjunkan guna membantu pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
Kakansar Basarnas Palembang Heri Marantika SH MSi mengatakan, team rescue Basarnas Palembang bakal berkoordinasi dan mengoordinir unsur Sar gabungan dalam melakukan operasi sar. “Unsur Sar gabungan terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, pihak desa, BPBD, bahkan medis terdekat serta unsur potensi Sar lainnya, akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.
Heri mengingatkan agar warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin membiasakan hidup yang selalu mengutamakan keselamatan. (nrd)



