- Warga Lima Desa Perbaiki Jalan Rusak secara Swadaya
- Gubernur Papua Apresiasi Dukungan BKN Tingkatkan Kualitas ASN Daerah
- PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Car Free Night Atmo Geliatkan Ekonomi dan Bahagiakan Warga Palembang
- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
Puluhan Ribu Benih Lobster Senilai Rp8 Miliar Gagal Diselundupkan ke Singapura
PALEMBANG, SIMBUR – Aksi penyelundupan benih lobster sebanyak 55 ribu ekor di perairan Muara Sungsang, Banyuasin akan dikirimkan ke Singapura berhasil digagalkan Tim F1QR Pangkalan TNI Angkatan Laut Palembang. Puluhan ribu benih lobster ini nilainya mencapai Rp8 miliar berasal dari Lampung. Adapun lobster ini, jenis mutiara dan pasir. Hal itu diungkap TNI Angkatan Laut, Kamis (4/8) petang.
Dikatakan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Kolonel Laut (P) Filda Maria, penyelundupan benih lobster berasal dari Lampung ini, melalui perairan Muara Sungsang menuju Singapura. “Totalnya 54.832 atau dikalkulasikan 55.032 ekor benih lobster. Sebagian besar jenis pasir dan mutiara, senilai Rp 8 miliar,” ungkapnya.
Tim Fleet One Quick Response atau F1QR TNI Angkatan Laut mengamankan barang bukti benur atau benih lobster ini dalam bentuk 12 boks bersama dua orang pelaku kurirnya. “Puluhan ribu benih lobster ini segera diserahkan ke Balai Karantina Ikan sehingga bisa dilepasliarkan kembali ke habitatnya untuk menjaga kelestarian lobster ini. Perihal perkaranya akan diserahkan ke Dit Polairud Polda Sumsel,” tukas Filda Malari.
Tim F1QR TNI Angkatan Laut, menggagalkan penyelundupan hewan air dilindungi ini sejak Minggu (2/8/21). Dari laporan Pas Intel TNI Angkatan Laut mendapat informasi terkait adanya penyelundupan benur lobster ini di Perairan Muara Sungsang. Secara sigap Pas Intel TNI Angkatan Laut, membentuk tiga tim, melakukan penyelidikan, penyekatan serta pengintaian. Hingga melakukan penyergapan. Barang bukti lima boks benih ditemukan di dalam mobil yang akan ditaruh di speedboat. Kemudian yang 7 boks lagi ditemukan di tepian Perairan Sungsang, Kabupaten Banyuasin. (nrd)



