Yayasan Kusuma Bangsa Vaksinasi 15.490 Warga

PALEMBANG, SIMBUR – ​Sebagai lembaga pendidikan, Yayasan Kusuma Bangsa Palembang dan Universitas MDP tidak hanya fokus pada bagaimana menciptakan pendidikan yang berkualitas. Peran sebagai lembaga pendidikan yang harus peduli dan turut ambil dalam bidang kemanusiaan juga dijalani.

​Langkah nyata yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk masyarakat umum yang diadakan di Sekolah Kusuma Bangsa, Jalan Residen H Abdul Rozak. Untuk pelaksanaan Yayasan Kumbang berkerja sama dengan beberapa pihak, antara lain Dinas Kesehatan Kota Palembang, Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

​“Untuk jadwal vaskinasi kami tentukan jadwalnya melalui koordinasi dengan mitra pelaksana. Yaitu dimulai pada 1, 5, 12, 13, dan 14 Juli 2021. Khusus di 12, 13, dan 14 Juli, Yayasan Kumbang hanya menjadi menyediakan tempat. Soalnya itu merupakan program OJK,” kata Ketua Yayasan Kusuma Bangsa Alexander Kurniawan, saat ditemui di sela-sela turun langsung membantu panitia melayani masyarakat umum.

​Walau kegiatan yang dilakukan sosial dan gratis, tetapi Yayasan Kusuma Bangsa benar-benar menyiapkan fasilitas pendukung terbaik. Mulai dari alat pengukur suhu, alat pencuci tangan berstandar WHO berjumlah 38 buah, dan tiga lokasi yang luas untuk tempat menunggu dan vaksinasi.

​“Protokol kesehatan menjadi perhatian utama kami dalam melaksanakan kegiatan ini. Mulai dari gerbang masuk sampai tempat mereka keluar selesai vaksin kami atur dengan rapi dan menjaga jarak,” ungkap Christie Alexandra, Manajemen Marketing Sekolah Kusuma Bangsa Palembang.

​  Apa yang disiapkan Yayasan Kumbang ternyata menimbulkan kepercayaan luar biasa dari masyarakat. Buktinya, tercatat 15.490 warga terlayani vaksinasi. Mulai dari 1 Juli ada 2.700 warga, 5 Juli ada 2.300, 12 Juli ada 3.060, 13 Juli ada 3.580, dan 14 Juli 3.850. Semua itu tercapai karena mulai dari proses pendaftaran sampai pelaksanaan Yayasan Kumbang sudah merancang dengan detail.

“Pendaftaran peserta vaksinasi melalui berbagai komunitas menggunakan Google Form, kemudian Whatsapp API untuk blasts undangan kepada peserta yg telah daftar atau melalui SMS dengan batas waktu kehadiran sampai dengan pukul 11.00. Tidak lupa kami menyiapkan area pelayanan per fasilitas kesehatan,” kata Alex, menerangkan kiat sehingga vaksinasi di Yayasan Kumbang berjalan lancar.

Khusus sistem pendaftaran, antrean, pengaturan tata ruang, dan sarana IT yang digunakan di design oleh Tim Universitas MDP yang didukung oleh MDP IT Superstore. ​Tidak hanya itu, Yayasan Kumbang juga menyiapkan area seluas 54 meter persegi untuk satu fasilitas kesehatan dengan kapasitas 30 kursi sasaran dan kursi tunggu transit. Sistem antrean juga digunakan saat mengarahkan warga dari kursi tunggu ke fasiltas kesehatan.

“Panitia juga melakukan monitoring setiap jam jumlah peserta vaksin yang sudah dapat layanan untuk menghitung sisa vaksin yang tersedia. Jika masih ada, maka segera dibuka setelah pukul 11.00 untuk masyarakat umum dengan hanya menunjukkan KTP. Tentunya sebelum melakukan itu kami selalu koordinasi dgn Dinas Kesehatan untuk monitor sisa vaksin dan kemampuan vaksinator,” ujar Christie penuh semangat.

Tanggapan positif pun bermunculan dari warga yang mengikuti vaksinasi di Yayasan Kumbang. “Saya harus akui apa yang dilakukan Yayasan Kumbang ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat. Apalagi panitia sangat terlihat jelas menyiapkan semua pelayanan dengan terencana. Ditambah panitia yang melayani kami sangat bersemangat dan sabar. Kami tahu mereka sangat Lelah,” kata Desi, salah satu warga yang mengikuti program vaksinasi.(nrd)

Share This: