- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Budaya Komering Masuk Muatan Lokal di Sekolah
MARTAPURA, SIMBUR – Melastarikan budaya Komering serta mewujudkan OKU Timur Mulia, Dinas Pendidikan OKU Timur membuat adat budaya Komering dijadikan mata pelajaran dalam muatan lokal di sekolah. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan, Drs Wakimin, saat beraudensi degan Bupati OKU Timur H Lanosin ST, Rabu (16/6).
Mata pelajaran budaya Komering ini dibuat dalan sebuah buku. Buku tersebut berada di Balai Pustaka dan akan melalui kajian publik. “Muatan lokal budaya Komering akan digunakan pada tahun ajaran baru 2021 ini untuk taman kanak-kanak, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama,” kata Wakimin.
Wakimin mengatakan, isi dari mata pelajaran budaya Komering ini adalah tentang membuat karekter anak agar berahlak mulia, termasuk tentang larangan narkoba. “Kami berharap dengan adanya kurikulum ini dapat membentuk karakter yang baik bagi anak didik sehingga dapat mewujudkan ahlak yang mulia,” katanya.
Sementara itu, Bupati OKU Timur H Lanosin ST menyambut baik program pendidikan ini. Menurut Bupati, dengan adanya pelajaran budaya Komering mendapatkan akhlak yang mulia. “Akhlak yang mulia di OKU Timur diajarkan sejak dini saat anak masih sekolah. Kami mengangkat budaya Komering karena budaya penduduk aslinya,” kata Enos.
Bupati OKU Timur yang akrab dipanggil Enos ini mengatakan, budaya Komering sebenarnya tidak yang sering dibayangkan orang negatif. Budaya Komering menjunjung tinggi nilai kesantunan. “Kami berharap, nilai budi pekerti, kesopanan dapat dicapai dengan mata pelajaran budaya Komering. Karena budaya Komering adalah budaya yang luar biasa yang mempunyai nilai tersendiri,” kata Enos.(rel)



