Antusias Ribuan Gamer, Berkompetisi di Gor Biduk Kajang

OKI, SIMBUR – Pasca dicanangkannya pertandingan elektronik sport atau E-Sport, yang menjadi salah satu cabang kompetisi olahraga. Maka geliat elektronik sport di Kabupaten OKI, menunjukan perkembangan sangat sifnifikan. Menjadi wadah potensi generasi muda, pengurus E-Sport Kabupaten OKI pun, menggelar Tournamen E-Sport di Gor Biduk Kajang, Kamis (8/4/21).

Kompetisi cabang olahraga baru ini, memang belum banyak diselenggarakan. Bahkan E-Sport OKI, menjadi yang pertama menggelar kompetisi terbuka, untuk menjaring atlit terbaik yang akan menjadi patriot cabang olahraga baru delegasi Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Elektronik sport tahun 2021 ini, mempertandingkan turnamen game Mobile Legend, Free Fire dan Player Unkowns Battle Grounds (PUBG) . Setiap tim terdiri dari lima pemain inti, dan satu cadangan.

H.M Djafar Shodiq sebagai Wakil Bupati OKI mengatakan, di kala pandemi ini, hampir semua ragam aktivitas dilakukan secara digital. “Trend E-Sport ini merupakan peluang yang menarik. Untuk itu, jadilah pemain profesional lebih bagus, jika mampu menciptakan game online buatan kalian sendiri”, harapnya.

Shodiq juga meminta turnamen ini bisa menjadi cikal bakal munculnya para gamer profesional. “Jadilan gamer profesional, yang tidak hanya membanggakan daerah, bahkan dapat berjaya di tingkat Provinsi atau internasional,” timbang Wabup OKI.

Iwan Setiawan SKM MKes sebagai Ketua Umum E-Sport Indonesia Kabupaten OKI mengatakan,  pada tournamen perdana E-Sport di OKI, sebanyak 498 tim ikut ambil bagian dan berkompetisi untuk menjadi terbaik.

“Sejak dikukuhkan Februari 2021 kemarin, E-Sport OKI mulai aktif mengenalkan elektronik sport kepada masyarakat. Salah satunya dengan mengadakan Tournamen E-Sport tahun ini 2021”, katanya.

Bahkan Turnamen E-Sport di Kabupaten OKI, disambut baik para generasi muda yang saat ini gemar bermain olahraga elektronik ini.

“Alhamdulillah antusias para patriot olahraga elektronik tersebut jauh melebih ekspektasi. Sekitar 3000 an orang yang terbagi dalam 498 tim ikut berkompetisi. Pemenangnya nanti akan berkesempatan mewakili Kabupaten OKI di tingkat Provinsi”,  beber Iwan. (red/rel)