- Simbur Academy 2026 Digelar, Perumda Tirta Musi Palembang Dukung Ketahanan Pangan Melalui Ketersediaan Air Bersih
- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
Gubernur Minta Wali Kota Buat Kajian 11 Proyek Infrastruktur yang Diajukan
PALEMBANG, SIMBUR – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mendukung program pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Dengan catatan, untuk kesejahteraan masyarakat. Hal itu terungkap saat silaturahmi Wali Kota Harnojoyo beserta jajaran dengan Gubernur Herman Deru.
Gubernur menjelaskan, dalam membangun suatu daerah pada prinsipnya harus ada yang diprioritaskan. Yang jelas untuk kepentingan masyarakat. “Saya pasti mendukung semua usulan program dari Wali Kota. Saya tanggapi dengan postif,” ungkap Gubernur Herman Deru, Selasa (22/9).
Persoalan maupun permasalahan, lanjut Gubernur, bagaimana harus bersama-sama dan komperensif dalam melayani masyarakat. “Salah satunya dengan pembangunan infrastruktur,” ujarnya.
Gubernur meminta Wali Kota membuat layout dari rencana proyek pembangunan yang diajukan. “Sebelum dilakukan pembangunan, kata Gubernur, tentu pasti ada pengkajian dahulu,” ujarnya.
Wali Kota Harnojoyo mengatakan, Pemkot Palembang telah membuat sebelas program pembangunan antara Pemprov Sumsel dan Pemkot palembang. Meski demikian, Harnojoyo berharap program pembangunan tersebut tidak terkendala pembebasan lahan yang merugikan masyarakat.
“Terkait pembebasan lahan, niscaya terlalu riskan. Saya maunya pembebasan lahan yang tidak merata. Saya mau pembebasan lahan harus tuntas serta tidak bermasalah bagi masyarakat,” tegas Harnojoyo.
Adapun kesebelas program tersebut, papar Harnojoyo, pertama, rencana perkantoran terpadu Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang. Kedua, pembebasan lahan pada pembangunan flyover Simpang Sekip. “Ketiga, pembebasan lahan pada pelebaran Jl Parameswara. Keempat, Jalan Lintas Timur dalam kota dan jembatan Musi III,” ujarnya.
Kelima, pembangunan kolam retensi Simpang Bandara. Keenam, rekontuksi jembatan di Sungai Sekanak. Ketujuh, pembangunan embung konservasi 100 hektare. Kedelapan, pembebasan lahan pada underpass Simpang Charitas. Kesembilan, sharing pendanaan jaringan untuk instalasi pengeloalaan air limbah skala perkotaan dan izin lokasi penempatan pompa booster IPAL di Simpang Ampera. Kesepuluh, zona lahan Kalidoni untuk PDAM Tirta Musi. “Terakhir, rencana pembuatan alun-alun Kota Palembang,” tutupnya. (cws01)



