Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Sumsel 3.054 Orang, Hampir Setiap Minggu Ada Klaster Baru

# Wakil Bupati, Pegawai Pemerintah, dan Karyawan Bank Daerah Terpapar Virus Corona

# Kasus Aktif 1.498, Kasus Selesai 1.556 Orang

# Pasien Sembuh 1.414, Meninggal 142 Orang

PALEMBANG, SIMBUR – Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan semakin meningkat. Hampir setiap minggu ada penambahan klaster baru. Hal itu diungkap Yusri, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan.

“Klaster hampir setiap minggu ada. Penularan itu klaster sebenarnya. Semua yang terkonfirmasi positif hampir ada di klaster masyarakat dan pekerjaan, hampir merata,” ungkap Yusri saat video conference, Senin (20/7).

Diketahui, ada tiga (calon) klaster baru yang menjadi buah bibir masyarakat pada pekan ini. Di antaranya, wakil kepala daerah di OKU Selatan, pegawai pemerintah provinsi, dan karyawan bank BUMD di Sumsel.

Untuk wakil kepala daerah di OKU Selatan, Yusri tidak mau berkomentar ketika ditanya, apakah ada pejabat lain yang kontak erat dengan kasus positif Covid-19. “Kasus OKU Selatan kami belum dapat informasi. Silakan konfirmasi ke gugus tugas OKU Selatan jika terdapat pejabat lain (terkonfirmasi positif) selain yang dimaksud (wakil bupati),” tegasnya.

Yusri juga menjelaskan pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan swab terhadap salah satu kasubbag di Pemprov Sumsel. “Informasi hasil menunggu konfirmasi. Setiap orang yang dilakukan swab harus isolasi segera. Sampai ada hasil swabnya negatif,” jelasnya.

Nah, terkait puluhan karyawan bank BUMD yang terkonfirmasi positif dan berpotensi memunculkan klaster baru, Yusri tidak mau menyebut merek bank tersebut dengan alasan menyangkut kepentingan investasi. “Memang ada yang diberitakan, salah satu bank BUMD. Kami tidak menyebut nama karena bank menyangkut investasi. Sekali lagi kami ingatkan, menyebut nama institusi apalagi orang harus hati-hati. Karena dalam aturannya orang berhak atas privasinya apalagi dalam pemerintahan. Memang benar ada sebuah bank BUMD, ada pegawainya terinfeksi Covid-19,” jelas Yusri seraya menambahkan, tidak hanya bank tapi hampir semua institusi ada yang terkonfirmasi positif Covid.

Seperti biasa, Yusri juga memaparkan, kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 3.054 orang. Ada penambahan 42 kasus baru pada Senin, 20 Juli 2020. “Kasus konfirmasi positif baru per tanggal 20 Juli 2020 mengalami penambahan sebanyak 42 orang,” ungkap Yusri.

Menurut dia, penambahan kasus baru tersebut berasal dari Palembang 32 orang, Prabumulih 3 orang, OKI 1 orang, OKU 1 orang, Muara Enim 2 orang, Banyuasin 2 orang, dan Ogan Ilir 1 orang. “Jumlah kasus positif di Sumsel menjadi 3.054 orang,” ungkapnya.

Jumlah kasus yang sudah selesai (closed cases) 1.556 orang (142 kasus meninggal ditambah 1.414 kasus sembuh). “Sementara kasus yang masih aktif dan dalam proses menunggu hasil, bisa sembuh atau tidak sebanyak 1.498 orang,” terangnya.

Adapun jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 9.726 orang, selesai dalam pantauan 8.566 orang, dan masih dipantau sebanyak 1.160 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 1.387 orang. Sebanyak 884 orang sudah selesai pengawasan, serta masih dalam pengawasan 503 orang.

Pasien dinyatakan sembuh berjumlah 1.414 orang. “Ada penambahan kasus sembuh 1 orang yang berasal dari Kota Prabumulih,” ungkapnya seraya menambahkan, kasus pasien meninggal 142 orang. “Ada penambahan 3 kasus meninggal pada hari ini. Berasal dari Palembang 2 orang dan Prabumulih 1 orang,” tutupnya.(kbs)