Pasien Sembuh Bisa Positif Kembali, Keluarga PDP Meninggal Tetap Diperiksa

# Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Jadi 144 Orang

# Jumlah Pasien Sembuh 23 Orang

PALEMBANG, SIMBUR – Pasien positif Covid-19 disinyalir dapat reaktif dan positif kembali atau menularkan kepada orang lain. Hal itu diungkap Yusri, juru bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Sumsel saat video conference, Rabu (29/4).

“Berdasarkan data di Cina dan Singapura, disinyalir pasien yang sembuh ini reaktif. Artinya bisa positif kembali. Bisa juga menularkan kepada orang lain. Karena itu, tetap kami pantau dan kami minta untuk isolasi selama 14 hari ke depan,” ungkap Yusri.

Diketahui, jumlah pasien positif Covid-19 di Sumsel yang dinyatakan sembuh sebanyak 23 orang. Terdapat penambahan 1 pasien sembuh per 29 April 2020. “Yang sembuh itu kasus 09 dari Prabumulih. Masih ada hubungan keluarga dengan kasus 02,” jelasnya.

Ditanya PDP yang sudah meninggal namun belum diambil sampel, Yusri mengatakan akan tetap melakukan pemeriksaan terhadap keluarga PDP yang sudah dimakamkan. “Info yang kami terima (PDP terkonfirmasi meninggal) 3 orang. Sementara, PDP yang sudah dimakamkan 12 orang. Sebanyak 9 orang tidak sempat diambil swab namun dilakukan pemakaman atau pemulasaran jenazah sesuai standar infeksius, dalam hal ini Covid-19,” terangnya.

Yusri menambahkan, pihaknya juga akan mengambil swab dan pemeriksaan laboratorium terhadap keluarga PDP yang meninggal. Apabila ada yang positif maka PDP meninggal karena Covid-19. “Secara klinis itu tandanya. Secara goal itu hasil PCR. Bisa saja (PDP meninggal) karena bakteri bukan karena virus,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kominfo Sumsel H. Achmad Rizwan S.STP MM mengatakan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Selatan bertambah 1 orang. Dengan demikian, jumlah kasus positif Corona di Bumi Sriwijaya per 29 April 2020 menjadi 144 orang.

“Terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1 orang yang diketahui berdomisili di Kota Palembang,” katanya seraya menambahkan, kasus 144 laki-laki, usia 25 tahun dan status kasus transmisi lokal.

Dijelaskannya, sebanyak 779 sampel sedang diperiksa, terdiri dari 502 sampel Orang Tanpa Gejala (OTG), 219 sampel Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 59 sampel Orang Dalam Pemantauan (ODP). “Sebanyak 144 sampel dinyatakan positif Covid-19, 158 orang sampel negatif dan 477 sampel masih dalam proses pemeriksaan,” ungkapnya.

Dia menguraikan per tanggal 29 April 2020 sebanyak 23 pasien positif covid 19 dinyatakan sembuh. Berasal dari Kabupaten OKI 2 Orang, Palembang 16 orang, Kabupaten OKU 1 Orang, Kota Pagaralam 1 Orang, dan Luar kota 1 Orang, Prabumulih 1 Orang. “Kasus sembuh per tanggal 29 April 2020 ada 1 orang dari Prabumulih. Kasus meninggal 4 orang. Kasus meninggal per tanggal 29 April 2020 nihil,” jelasnya.

Rizwan juga mengimbau agar masyarakat Sumsel tetap selalu mematuhi peraturan pemerintah untuk memutuskan rantai penyeberan Covid-19. Mengingat pandemi ini jika tidak disikapi dengan baik, akan menyebabkan penambahan pasien yang cukup signifikan. “Penyakit ini setiap hari selalu bertambah. Mencegah agar tidak bertambah, kami meminta masyarakat untuk mematuhi aturan pemerintah,” ungkapnya.

Rizwan meminta untuk memakai masker terutama berada di tengah kerumunan. Selalu cuci tangan di air mengalir, perkuat daya tahan tubuh, tidur dan istrahat yang cukup. Kemudian beraktivitas yang teratur, tidak stres dan tidak panik. “Semuanya bisa meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan virus,” pungkasnya.(kbs)