- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Tiga Rumah Rata dengan Tanah di Desa Karang Raja
MUARA ENIM, SIMBUR – Kebakaran menghanguskan tiga rumah di Dusun V Desa Karang Raja Kecamatan Muara Enim, Minggu, (26/05), sekitar pukul 13.30. Api diduga muncul dari rumah warga yang bernama Andi (58 tahun). Dugaan sementara ini terjadi akibat korsleting listrik. Andi yang saat itu sedang berada di rumah tampak panik dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadaanya. Namun api yang terus makin membesar membuatnya kewalahan, hingga Andi bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri, sambil minta tolong padaa warga liannya.
Akibat dari rumah korban yang mayoritas materialnya berasal dari kayu karena rumah panggung hingga api tersebut cepat menjalar hingga membara dan dalam sekejap api melalap habis rumah itu. Tidak hanya itu bahkan api merambat ke rumah Subari yang bersebelahan dengan rumah Andi serta satunrumah lagi milik Elyati yang turut terkena imbas karena api yang mengamuk.
Lima mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Muara Enim dan PTBA turun ke lokasi untuk membantu memadamkan api. Hingga sekitar satu jam kemudian, apipun berhasil dijinakan dan tidak ada korban jiwa dari musibah ini. Selain rumah, tiga sepeda motor ikut terbakar karena tak sempat untuk di selamatkan.
Salah satu Tokoh Masyarakat Desa Karangraja, Roni mengatakan, awalnya pemilik rumah pada saat kejadian sudah berusaha untuk memadamkan api. “Namun apinya bukan padam malah semakin membesar, kemudian dia lari keluar dan minta tolong warga untuk ikut membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya,” terang Roni seraya menambahkan, karena keterbatasan alat api makin menjadi dan merambat ke rumah sebelahnya yang tak lain masih saudaranya sendiri.
Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Ops Kompol Irwan Andeta membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Anggota kita sudah ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, dan diduga api berasal dari korsleting listrik, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut tapi kerugian materil ditaksir mencapai Rp200 juta,” pungkasnya.(dpt)



