- Tingkatkan Sinergi dan Pengabdian saat Upacara Hari Kemerdekaan
- TNI Jaga Kedaulatan NKRI di Tengah Dinamika Geopolitik dan Perang Siber
- Peringati HUT Ke-81 RI di Lokasi Gempa NTT
- Bertambah Jadi 53 Korban Tewas, 137 Orang Terluka, dan 5.488 Warga Dievakuasi akibat Gempa NTT
- Renungan Suci, Kenang Jasa Pahlawan
Dengan Etika, Wartawan Tidak Lenyap akibat Kemajuan Teknologi
PALEMBANG, SIMBUR – Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini diperingati pada 9 Februari mendatang di Surabaya, Jawa Timur. Untuk itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Atal Sembiring Depari berpesan agar wartawan senantiasa mengedepankan etika dalam menjalankan profesinya pada era digital seperti sekarang.
“Bisa nanti lenyap pekerjaan kita oleh komputer dan kemajuan teknologi. Tapi yang tidak bisa lenyap, wartawan,” ungkap Atal di sela Konferensi Provinsi PWI Sumsel, Sabtu (26/1).
Menurut Atal, secanggih apa pun (teknologi), wartawan tidak bisa dikendalikan oleh mesin atau robot. “Robot itu tidak punya hati nurani, sementara pada wartawan, etika itu ada,” ungkapnya.
Terkait itu, Atal berharap pers dapat berperan pula dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan melalui usaha kecil dan menengah (UKM). “Pers mengembangkan ekonomi kerakyatan (usaha kecil dan menengah/UKM) berbasis digital. Itu temanya (HPN 2019),” terangnya.
Mengapa pers harus mengembangkan ekonomi rakyat, Atal menjawab, UKM di mana pun ada. “Jualannya di situ. Seharusnya UKM itu masuk di dunia maya,” ungkapnya seraya menambahkan, Industri 4.0 itu kebijakan pemerintah yang lebih besarnya. “Kita mengarah ke sana,” jelasnya.
Selama HPN 2019, PWI mengadakan serangkaian kegiatan sosial yang beragam saat HPN. Di antaranya, bakti sosial (baksos), bantuan pengobatan dan pangan untuk masyarakat Surabaya, Jombang, Jember, dan Madura. Selanjutnya, bedah rumah, bantuan jamban, pengobatan gratis (gigi, jantung, hipertensi, asam urat, gula darah, mata, dan lainnya) dan santunan ke panti jompo.
Adapun rangkaian kegiatan HPN 2019 yakni pameran pers 7-9 Februari, makan malam bersama dan jalan bersama Kemenpar (7/2), konvensi media massa dan makan malam bersama Gubernur Jatim (8/2). Puncak peringatan HPN (9/2) dilanjutkan Malam Budaya dan Gebyar Pesona HPN (10/2).(kbs)



