- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Hendak BAB, Risol Tewas Tenggelam di Sungai Lematang
MUARA ENIM, SIMBUR – Niat hati buang air besar (BAB) ke Sungai Lematang malah berujung maut. Nahas dialami Risol bin Amirudin (33) warga Talang Subur Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.
Informasi yang dihimpun, tewasnya korban bermula saat korban sedang silaturahmi ke rumah keluarganya yaitu Mat Rudin di Desa Rami Pasai Kecamatan Benakat, Muara Enim. Setibanya korban di rumah saudaranya secara tiba-tiba dia hendak buang air besar (BAB). Dikarenakan rumah saudaranya tidak jauh dari Sungai Lematang korban pun pergi pergi ke sungai dengan niat hati buang air.
Namun korban tidak kunjung kembali pulang ke rumah, sehingga akhirnya keluarga korban beserta perangkat desa dan juga tim Basarnas Propinsi Sumatera Selatan, Tim Resque PTBA dan tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muara Enim melakukan pencariaan dan pada hari Sabtu,12 Januari 2019 sekira jam 11.45 Wib korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan posisi telungkup, badan sudah mengembung/bengkak. Korban langsung dibawa ke rumah duka di Pendopo menggunakan mobil Ambulance Puskesmas Benakat.
Kapolres Muara Enim AKBP. Afner Yuwono melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Ferryanto membenarkan atas penemuan mayat korban dan saat ini korban telah disemayamkan di rumah duka. “Benar telah ditemukan mayat korban tenggalam di Sungai Lematang yang terjadi pada hari Kamis, 10 Januari 2019 kemarin sekira pukul 08.00 Wib yang mana korban tenggalam saat hendak buang air. Korban ditemukan oleh Tim gabungan pada Sabtu, 12 Januari 2019 sekira jam 11.45 Wib dalam keadaan sudah meninggal dunia. Dan saat ini korban telah dibawa ke rumah duka di kabupaten PALI untuk disemayamkan serta dimakamkan,” beber Ferryanto.
Lanjut Ferryanto korban murni meninggal akibat tenggelam dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. “Melihat kondisi korban murni meninggal karena tenggelam. Saat ini pihak keluarga telah membawa korban untuk dikebumikan serta menolak untuk dilakukan autopsi,” tutup Kapolsek. (dpt)



