Dikira Angkutan Batu Bara, Ternyata Truk Semen Baturaja

# Begini Penjelasan Kapolres Muara Enim

 

MUARA ENIM, SIMBUR – Truk angkutan semen dan batu krokos marak melintas di Jalan Lintas Sumatera, Muara Enim-Palembang. Truk tersebut mirip angkutan batu bara. Hal itu membuat Kapolres Muara Enim melalui Kabag Ops Kompol Irwan Andeta yang didampingi Kapolsek Gunung Megang AKP. Ferryanto dan Kasat Lantas AKP Budi Hartono Sutrisno angkat bicara.

Banyak informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan angkutan batu bara melintas di wilayah hukum Polres Muara Enim dengan berpura-pura sebagai angkutan semen Baturaja dan batu krokos. “Kami telah melakukan pengecekan terhadap sejumlah truk yang dimaksud masyarakat, yakni angkutan batu bara yang bertameng sebagai angkutan semen Baturaja dan batu krokos. Setelah kami lakukan penyetopan untuk dilakukan pengecekan ternyata berita dan informasi yang kita terima itu tidak bisa dibuktikan. Truk-truk tersebut mengangkut semen Baturaja dari arah Baturaja menuju pembangunan jalan Tol Tapal Betung dan Palembang, serta batu truk batu krokos dari arah Lahat menuju Palembang,” terang Kompol Irwan Andeta saat dihubungi media, Sabtu malam (1/12).

Irwan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menjadi rekan polisi dalam menjalankan tugasnya. Dia berharap jika masyarakat melihat masih ada angkutan batu bara yang melintas di jalan umum Muara Enim-Palembang agar segera melaporkan ke Polres Muara Enim supaya dapat ditindak.

“Kerja sama dan informasi dari masyarakat sangat kami butuhkan. Maka dari itu, jikalau masih ada angkutan batu bara yang melintas di jalan umum dalam hal ini Muara Enim-Palembang agar dapat dilaporkan ke Polres Muara Enim. Kami tidak akan main-main. Jika ada yang melanggar, maka akan kami tindak dan berikan sanksi tegas,” pungkasnya.

Lebih lanjut Irwan menyatakan, banyaknya angkutan semen tersebut akibat adanya pengalihan arus angkutan semen dari Batutaja menuju Palembang melintas Muara Enim karena jalan lingkar Baturaja rusak berat.

Irwan mengakui jika angkutan semen itu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang curiga angkutan tersebut bermuatan batu bara. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas secara rutin angkutan tersebut bermuatan semen.

“Polres Muara Enim mendukung kebijakan pemerintah terhadap penertiban angkutan batubara dengan cara meningkatkan patroli dan razia di jalan baik di dalam kota Muaraenim maupun di sepanjang jalan mengarah ke Palembang,” pungkas Irwan.

Kasatlantas Muara Enim AKP Budi H Sutrsino menambahkan, pihaknya siap menindak tegas jika memang ada truck batubara yang mengangkangi kebijakan Pemrpov Sumsel. “Kalau memang ada informasi seperti itu berikan informasi kepada kami jam berapa dan kapan agar bisa kami tindak. Bila perlu nanti kita sama-sama untuk melakukan pengecekan,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Megang AKP Feryanto mengatakan, pihaknya setiap hari melakukan pemeriksaan terhadap truk-truk yang diduga dan diberitakan di medsos membawa muatan batubara. “Setelah kita periksa hasilnya adalah semen, ada semen yang sudah dikemas seperti yang dijual di toko bangunan, ada juga yang tidak dikemas atau semen curah,” tutupnya.(dpt)