- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Dari Akar Bambu hingga Terasi Menjadi Perangsang Buah
MUARA ENIM, SIMBUR – Pasca gelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat kabupaten Muara Enim tahun 2018 beberapa Minggu lalu ada hal yang menarik dalam gelaran tersebut yaitu dibidang pertanian. Teknologi pembuatan obat perangsang akar yang dibuat oleh kecamatan Ujanmas yang menjadi juara pertama dalam gelaran TTG tersebut berasal dari Akar bambu, Bekatul, terasi, dan gula pasir yang diperkenalkan sehingga menjadi obat perangsang akar.
“Pembuatan perangsang akar ini dilakukan dengan cara dipermentasi lebih kurang10 hari yang terdiri dari Akar bambu, Bekatul, terasi, dan gula pasir,” terang Yulisman kepala BP4K kecamatan Ujanmas pada media ini,” Rabu (28/11).
Lebih lanjut Yulisman menerangkan cara penggunaan obat perangsang akar organik yang mereka buat ini dapat digunakan untuk perangsang akar padi dan tanaman ringan seperti cabai, tomat, dan lain-lain.
“Perangsang akar ini dapat digunakan pada bibit padi, cabe, dan tanaman ringan lainnya. Contohnya Benih padi direndam dengan larutan 1 gelas dicampur 5 liter air dan direndamkan selama12 jam baru setelah itu ditanamkan,” lanjutnya.
Selain dengan cara itu kata Tulis obat perangsang akar ini juga bisa disemprotkan pada persemaian umur 15 hari pada tanaman padi. “Bisa juga dengan cara disemprotkan pada persemaian umur 15 hari pada tanaman padi,” ujar Yulis.
Sementara itu, Camat Ujanmas Sugiharto Delimpa saat pembagian hadiah pemenang pergelaran TTG tingkat kabupaten Muara Enim beberapa hari lalu di Stasiun Sekundang Bara dalam acara Pemecahan Rekor Muri Melemang menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh tim TTG kecamatan Ujanmas.
“Kami merasa sangat bangga atas prestasi ini. Apalagi juara TTG ini sudah dua tahun berturut – turut kita raih hingga para tahun kemarin menjadi yang terbaik ketiga tingkat propinsi Sumatera Selatan dengan pembuatan pestisida organik,”tutup Sugiharto. (dpt)



