- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Polisi Pastikan Sikat Akbar, Buronan Pembunuh Sofyan
PALEMBANG, SIMBUR- Tersangka Akbar yang diduga menjadi otak perampokan dan pembunuhan sopir GrabCar, Sofyan ditetapkan sebagai buronan polisi dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Hal itu diungkap Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Rabu (21/11).
“Seperti diketahui dari barang bukti mobil korban Sofyan (alm). Pelaku sudah tiga yang tertangkap dan satu masih dalam pencarian tim khusus. Pencarian jenazah sudah ketemu. Tim pencari tersangka sudah dapat tiga pelaku, tinggal satu lagi. Kami sikat benaran,” ungkap Kapolda kepada wartawan.
Dijelaskan Kapolda, kasus tersebut sudah masuk dalam proses pemberkasan. “Sekarang masih diperiksa, otaknya si Akbar, Fran, Acun atau Rido. Kami sudah tahu peran mereka masing-masing,” terangnya.
Ditanya satu tersangka yang masih di bawah umur, Kapolda menjawab biasa. “Sudah 17 tahun, sudah kawin dan punya anak. Bahkan dia memalsukan indentitas 21 untuk menikah. Itu bukan urusan kami,” ujar Kapolda sembari menambahkan, kasus perampokan dan pembunuhan masih di Sumsel. “Biar saja dia lari biar kami tangkap,” ujar Zulkarnain.
Mirisnya lagi, lanjut orang nomor satu di Polda Sumsel itu, ada rencana lima kali merampok orang tua angkatnya. “Akbar mau merampok trevel tapi gak jadi. Mau merampok taksi online tapi ada kawan. Badan temannya gede jadi gak lagi. Sudah (ada) perecanaan,” tutupnya. (cja01)



