- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Diduga Tewas Dibunuh, Mayat Eks Wartawan Dimasukkan ke Dalam Drum
BOGOR – Eks wartawan salah satu media nasional, Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi ditemukan tewas mengenaskan dengan luka sabetan senjata tajam. Mayatnya yang dimasukkan ke dalam drum plastik berwarna biru ditemukan di kawasan Industri Kembang Kuning, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/11) sekitar pukul 06.00 WIB. Jenazah Dufi dimakamkan Senin (19/11) siang di pemakaman Budi Dharma, Semper, Cilincing, Jakarta Utara.
Hasil penyelidikan, korban diketahui warga Tangerang, Banten yang kini berstatus karyawan swasta. Penelusuran pihak kepolisian pun mendapati bahwa korban sempat bekerja sebagai wartawan di Radio Republik Indonesia (RRI).
Kasubag Humas Polres Bogor Ajun Komisaris Ita Puspita Lena mengatakan, dari pengakuan pihak keluarga (istri korban), dirinya tidak mengetahui persis apakah korban saat ini masih berprofesi sebagai wartawan atau tidak. “Dulu pernah jadi wartawan RRI, tapi setelah itu tidak mengetahui lagi pekerjaan suami,” kata Ita, Senin (19/11) dilansir Kompas.
Setelah ditelusuri, Abdullah Fitri kini berstatus karyawan TVMu, milik PP Muhammadiyah. Direktur Program dan Pemberitaan TVMu Brillianto K Jaya mengatakan bahwa Dufi bukan wartawan, tapi sales marketing. Dia menambahkan, Dufi hampir setahun lebih bekerja di televisi milik Muhammadiyah itu.
Sementara itu, PWI Sumsel mengecam keras semua bentuk kekerasan terhadap wartawan, apalagi dibunuh. Ocktap riady ketua PWI Sumsel sekaligus ketua Bidang Advokasi/Pembelaan Wartawan PWI Pusat mengecam tindakan itu sekaligus berduka cita. “Aparat harus mengusut tuntas secepatnya,” harapnya.(kbs)



