- Pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Dihadiri Hasyim S Djoyohadikuwumo
- YPLP-PT PGRI Sumsel Pecat Rektor Universitas PGRI Palembang Bukman Lian
- Pangdam II/Sriwijaya Tegaskan Efektivitas Penanganan Karhutla di Hulu
- Kualitas Udara Menurun, Bagikan Masker dan Batasi Aktivitas Sekolah
- Kukuhkan Pokja News Room Jaga Desa saat Demo 27 Agustus 2026, SMSI: Tidak Ada Motif Politik
Isak Tangis Penyandang Disabilitas Pecah saat Sosialisasi Pemilu
BATURAJA, SIMBUR – Sosialisasi pemilih disabilitas, pemula dan pemilih perempuan yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten OKU diwarnai isak tangis puluhan peserta. Sosialisasi digelar di Platinum Cineplex Citi Mall Baturaja, Selasa (13/11).
Puluhan peserta sosialisasi yang terdiri dari penyandang disabilitas dan pemilih pemula dari berbagai perwakilan sekolah dan perguruan tinggi menangis haru. Pasalnya sosialisasi pemilih Disabilitas dan pemilih pemula sembari nonton bareng tersebut terbawa suasana saat nonton film yang berjudul “Dancing in The Rain”. Film ini menceritakan perjuangan seorang penyandang disabel (autis) berjuang dalam kesehariannya untuk tampil ke depan. Dengan segala kekurangan tokohnya mampu menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih impian.
“Ceritanya begitu menyentuh perasaan. Apa yang dialami oleh tokoh cerita dalam film ini sama dengan apa yang kami alami. Kekurangan fisik menjadi kendala dalam menggapai impian, bahkan perjuangan kami untuk dapat hidup layak secara normal terkadang sangat memberatkan,” tutur Aini.
Dikatakannya, setelah menonton film tersebut, sedikit banyak sudah memberikan motivasi bagi dirinya dan peserta lain khususnya penyandang disabilitas untuk terus berjuangan demi menggapai impian.
Sementara itu, Ketua KPU OKU, Naning Wijaya ST mengajak para peserta sosialisasi untuk berperan aktif dalam mensosialisasikan Pemilu yang damai aman dan sejuk. “Sosialisasi digelar untuk mengajak masyarakat luas termasuk penyandang disabilitas, pemilih pemula untuk ikut serta mensukseskan Pemilu.
Kami meminta kepada rekan-rekan disabel untuk mensosialisasikan pemilu kepada rekan disabel lainnya yang tak dapat hadir pada acara sosialisasi,” ungkap Naning. (rbt)



