Ratusan Infanteri Kostrad Diterjunkan Atasi Karhutbunla di Sumsel

PALEMBANG, SIMBUR – Dalam rangka pengamanan penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 di Jakarta dan Palembang, pemerintah pusat melalui TNI Angkatan Darat mengirimkan bantuan personel pengamanan sebanyak 200 prajurit dari Brigade Infanteri 6 Kostrad yang tiba di Bandara SMB II Palembang Selasa siang (31/7). Mereka akan bertugas sebagai anggota operasi Satgas Karhutbunla (kebakaran hutan, kebun dan lahan) yang melanda di sejumlah wilayah yang melanda di sejumlah wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Penerimaan pasukan operasi Satgas Karhutbunla ini, diterima langsung Komandan Satgas Karhutbunla Sumsel yang juga menjabat sebagai Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman SE bertempat di Bandara SMB II Palembang. Kedatangan pasukan ini dibagi menjadi dua kelompok terbang (Keloter) dengan masing-masing kloter berjumlah 100 orang prajurit menggunakan pesawat Herkules TNI AU, Kloter 1 dipimpin Kapten  Kloter 1 dipimpin Kapten Inf Andik, dan Keloter 2 dipimpin oleh Kapten Inf Jajang.

Dalam amanat Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan SIP MHum yang dibacakan Dansatgas Kolonel Inf Iman Budiman SE pada upacara penyambutan, menyampaikan ucapan selamat datang di bumi Sriwijaya kepada para prajurit Brigif 6 Kostrad. “Ini merupakan suatu  kebanggaan bagi kami menerima Satgas perkuatanpasukan dari Mabes TNI AD, yakni satuan Brigade Infanteri 6 Kostrad sebanyak 200 orangprajurit,” ucap Dansatgas.

Sebagaimana diketahui bahwa wilayah Provinsi Sumatera Selatan merupakan Provinsi yang dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Asian Games XVIII tahun 2018. Sebagai tuan rumah tentunya ingin perhelatan olahraga terbesar di Asia ini dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses. Di samping terbebas dari segala bentuk hambatan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan tersebut, salah satunya gangguan asap akibat kebakaran.

“Tugas kalian bersama-sama Subsatgas Darat Karhutbunla Provinsi Sumsel dalam membantu mempercepat proses pemadaman kebakaran hutan, kebun dan lahan di wilayah Sumsel. Kalian akan ditempatkan dan ditugaskan di sejumlah pos titik rawan terhadap kebakaran, khususnya di empat Kabupaten yaitu OKI, Ogan Ilir, Banyuasin dan Muara Enim,” terang Pangdam II/Swj.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa tugas ini sama seperti tugas operasi yang dilaksanakan satuan TNI. Untuk itu, dia berharap laksanakan tugas ini dengan penuh totalitas, semangat pengabdian, profesionalitas, kesungguhan dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Kerahkan seluruh daya, upaya dan kemampuan yang kalian miliki agar harapan Sumatera Selatan terbebas dari kabut asap dapat terwujud.

“Saya yakin, dengan berbekal pengalaman, kemampuan dan keterampilan yang dimiliki serta semangat pengabdian sebagai prajurit profesional, kepercayaan dan kehormatan yang diberikan olehPimpinan TNI, masyarakat,  bangsa dan negara, untuk menanggulangi Karhutbunla di wilayah Sumsel dapat terlaksana dengan baik. Keberhasilan tugas ini menjadi pertaruhan bagi kredibilitas dan harga diri satuan, bangsa dan negara,” pungkas Mayjen TNI Irwan SIP MHum yang dibacakan Dansatgas.(red/rel)