- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Polisi Selidiki Lonjakan Harga Daging Ayam Potong
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Harga daging ayam potong di pasaran terus merangkak naik, tak terkecuali di Palembang, Sumatera Selatan. Hal ini menumbuhkan kecurigaan pasar terkait isu dugaan permainan harga daging ayam potong yang dilakukan oknum tertentu.
Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan, Yoce Marten, SH SIK MIK mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menemukan mafia harga daging ayam. “Kami masih lakukan pendalaman. Jika ditemukan pelanggaran dari kenaikan harga tersebut, akan dilakukan tindak pidana, baik dari pengusaha maupun pengecer,” tegas Yonce, dikonfirmasi Simbur di ruangan kerjanya, Kamis (26/7).
Dia menambahkan bahwa pihaknya sudah mendengar terkait kenaikan harga daging ayam potong. “Untuk itu, kami dari tim satgas pangan beserta instansi terkait, sudah turun ke lokasi,” terangnya.
Terkait isu kenaikan harga daging ayam potong yang diduga melibatkan oknum tertentu, Yonce menegaskan, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan. “Kami juga melakukan penyelidikan dengan memanggil beberapa pengusaha ayam. Kami temukan harga dari pengecer masih standar. Kami masih melakukan pendalaman, apakah ada kelangkaan dari produk tersebut atau dari pengecer yang sengaja menaikkan harga daging ayam tersebut,” tegasnya.
Yonce menambahkan, temuan di lapangan, salah satunya pasar Km 5, mengalami kenaikan harga daging ayam. “Kami mengimbau jika tidak ada kelangkaan ataupun bukan karena kenaikan dari pengusaha, seharusnya yang dijual harus sesuai ketentuan harga yang sudah ditetapkan,” imbuhnya.
Pantauan Simbur di beberapa pasar di Palembang, pedagang eceran yang tak mau disebut namanya mengatakan, harga daging ayam potong di pasar Semai pun mengalami kenaikan. “Sekitar Rp45 ribu. Pembeli masih banyak,” ungkapnya kepada Simbur.
Menurut dia, faktor penyebab harga daging ayam potong terus mengalami kenaikan diduga disebabkan barang yang dibatasi dari agen penjualan. “Barang sedikit, karena dari agen dibatasi,” jelasnya.
Sementara, pembeli daging ayam, Sinta mengatakan, meskipun harga daging ayam mengalami kenaikan, tetapi dia masih tetap membeli walaupun harus mengurangi takaran. “Masih tetap beli walaupun harganya naik. Biasanya beli 1 kilogram, tapi sekarang beli setengahnya,” akunya.(lks)



