- Hadapi Dampak Krisis Global dengan Indonesia Bicara Baik
- Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel
- Sebelas Detik Mengubah Makna: Ketika Algoritma Mengalahkan Fakta
- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
Meski Terhalang Kanal, Api Berhasil Dipadamkan
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Tim terpadu pemadam kebakaran yang merupakan gabungan dari kepolisian, TNI, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan satuan lainnya kesulitan memadamkan api yang membakar lahan di wilayah Desa Tanjung Aur Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (24/7). Mereka kesulitan memadamkan api lantaran akses menuju lokasi kebakaran terpotong kanal yang ada di wilayah tersebut.
Kepala Manggala Agni Daops OKI, Tri Prayogi SHut mengatakan, dalam kebakaran yang terjadi di desa Tanjung Aur, sebanyak lebih kurang 10 hektare lahan milik warga yang terletak di koordinat S. -3,1754 E. 104,92792 terbakar. “Alhamdulillah lahan yang terbakar semuanya berhasil dipadamkan,” ungkapnya, Selasa malam.
Untuk menjinakkan api yang membakar lahan di wilayah ini, lanjut Tri, petugas menggunakan peralatan tangan jet shooter, pompa punggung solo dan dua unit mesin pompa dari PT RSA. “Selain pemadaman menggunakan darat, juga dibantu water bombing dengan dua unit helikopter,” katanya.
Menurutnya, saat ini kewaspadaan Karhutla harus ditingkatkan. Hal ini mengingat cuaca sudah cukup panas khususnya di wilayah-wilayah yang rawan Karhutla.
Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin membenarkan, jika kemarin kembali terjadi Karhutla di Desa Tanjung Aur Kecamatan Jejawi. “Tim sudah diturunkan dan menurut informasi sudah padam,”imbuhnya.
Selain di Kecamatan Jejawi, dalam waktu yang hampir bersamaan, kebakaran lahan juga terjadi di Kecamatan Cengal. Tepatnya di lahan HGU PT Kosindo, Desa Talang Di, Kecamatan Cengal.
Lahan yang diketahui berjenis rawa gambut dan mineral ini merupakan lahan tidur atau yang tidak beroperasi. Untuk jumlah lahan yang dilahap api juga cukup banyak, yaitu sekitar 40 hektare. “Di sana, tim langsung melakukan pemadaman bersama RPK PT Samora Usaha Jaya dengan mengunakan dua mesin pemadam tiga unit, mesin Robin satu unit, Tohatzu satu unit yang dibantu helikopter water bombing. Alhamdulillah api bisa dipadamkan sekitar jam 16.45 WIB,” jelasnya. (yrl)



