- Kukuhkan Pokja News Room Jaga Desa saat Demo 27 Agustus 2026, SMSI: Tidak Ada Motif Politik
- Jalankan Proses Hukum 15 Kasus Karhutla dengan 17 Tersangka di Sumsel
- Imam Salat Istisqa Ajak Masyarakat dan Para Pemimpin Sumsel Bertaubat
- Presiden Prabowo Berikan Atensi Percepat Penanganan Karhutla Sumsel
- Hotspot Meningkat, Karhutla di Sumsel 1.672 Kali dengan Luas Lahan Terbakar 1.926,2 Hektare
Gajah Liar Resahkan Warga Cengal
CENGAL, SIMBURNEWS – Masyarakat Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) diresahkan kehadiran segerombolan gajah yang melintas di kawasan perkebunan warga. Hal ini juga sempat menjadi perbincangan di media sosial.
Camat Cengal, Muhammad Taufik membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, berdasarkan laporan dari warga, memang beberapa kali terlihat segerombolan gajah di kecamatan tersebut.
“Iya memang ada laporan dari warga terkait gajah ini, di Desa Pelimbangan dan sekitarnya. Gerombolan gajah kerap terlihat langsung oleh para warga,” katanya saat dikonfirmasi via telpon.
Diungkapkannya, gerombolan gajah yang berjumlah sekitar 30 ekor ini mengganggu persawahan warga. “Hingga saat ini memang belum bisa ditangkap, tapi kami sudah berkoordinasi dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) provinsi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten OKI, Alamsyah mengatakan, pihaknya memang mendapatkan laporan dari masyarakat terkait keberadaan gajah liar ini. Dijelaskannya, kalau berdasarkan penjelasan dari BKSDA, wilayah tersebut memang merupakan jalur yang dilewati gajah untuk berpindah tempat.
“Kalau penanganan lebih jelas itu sama BKSDA, tapi sudah kita koordinasikan dan kata mereka (BKSDA) memang itu jalurnya. Dia lewat situ, dan setiap tahun seperti itu,” katanya.
Dijelaskannya, setiap tahun gajah-gajah ini berpindah, bisa dari wilayah Air Sugihan ke Lampung ataupun sebaliknya. “Jadi memang seperti itu (siklusnya). Bukan hanya karena faktor habitatnya diganggu atau semacamnya,” jelasnya. (yrl)



